Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Kejatisu
Selain Buronan Kejatisu yang Tertangkap di Surabaya, Diduga Tersangka Ada Satu Lagi
Monday 25 Jun 2012 21:53:30

Kardinus baju putih (kiri) boronan dan jaket hitam Kasi III Intel Kejatisu, Ronald Bakkara, SH yang menangkap (Foto: BeritaHUKUM.com/put)
MEDAN (BeritaHUKUM.com) - Akhir dari Buronan Kejatisu kasus korupsi 1,7 milyar di Pemkab Simalungun berkahir sudah. Kardius tersangka yang merupakan rekanan proyek Dinas Pekerjaan Umum, dan Direktur dari PT KPM pada pembangunan jalan di Kabupaten Simalungun dengan nilai projek yang di mark Up sebesar Rp 1,7 Milyar, berasal dari anggaran 2009 sd 2010.

Sampai di Airport Polonia Medan dengan menumpangi pesawat dari Jakarta tujuan Medan langsung di boyong ke gedung Kejatisu Medan pada pukul 15.30 Wib Senin (25/06), setelah sehari sebelumnya di tangkap oleh tim gabungan Intel Kejagung dan Intel Kejatisu di Hotel Tunjungan kota Surabaya pada Minggu (24/06) sore.

Mengenai kronologis penangkapan tersangka, yang sudah menjadi buronan semenjak 5 Mei 2011, lalu dibenarkan juru bicara Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Marcos Simaremare, lebih lanjut Marcos mengatakan "bahwa Kardius Direktur PT Kurnia Putra Mulia diduga melakukan korupsi pembangunan jalan di Simalungun, menurut Marcos bahwa, dalam pengerjaan proyek tersebut volume jalan tidak sesuai dengan pengerjaan jalan dan yang ditemukan kerugian Negara sebesar 1,7 milyar rupiah pada proyek tahun 2009, tersangka ada dua, satu dari BPK, untuk penyidikan lebih lanjut kami masih merahasiakan dan mengembangkan dari kasus ini, biar dia di perikasa dahulu, harap rekan-rekan wartawan mengerti," ujarnya.

Dalam proses penangkapan tersebut langsung dipimpin oleh Kasi III Intel Kejatisu, Ronald Bakkara, SH, sebelum ditangkap tersangka yang telah di target dan di buntuti terus menerus kebaradaannya ini menjadi buronan, cukup lihai dan berpindah-pindah dari satu kota ke kota yang lain, begitu tim mendapat informasi tentang keberadaan yang bersangkutan, langsung mengadakan penangkapan dan penggerebekan di tempat persembunyian Kardinus terakhir di Surabaya Jawa Timur, "untuk menghindari kejaran tim Kejaksaan, Kardinus sering mengunakan nama dan inisial palsu," pungkas Ronald.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kejatisu
 
Dirut RSUD Perdagangan Sumut Ditetapkan Jadi Tersangka
 
Peringati 55 Tahun Adhyaksa, Kejatisu Donor Darah
 
Kasus Rusunawa, Januar Mengaku Bahwa Pembayaran Sesuai Perintah Walikota
 
GERNIS dan BMNIS Demo Tuntut Kejatisu Tahan Wabup Nisel
 
Bupati Nisel Diperiksa Kejatisu Terkait Dana Bencana Alam
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]