Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Raskin
Sekko Jakut Instruksikan Pembagian Raskin Harus Tepat Sasaran
2016-02-09 15:54:46

Ilustrasi. Gedung Kantor Walikota Jakarta Utara.(Foto: BH/hsn)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pendistribusian jatah bahan makanan pokok Beras untuk keluarga miskin (Raskin) akan segera berlangsung di wilayah Jakarta Utara (Jakut) periode Januari-Februari 2016. Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, menginstruksikan kepada jajaran Kelurahan dan Kecamatan untuk mengawasi proses penyaluran Raskin supaya tepat sasaran.

"Jangan sampai beras itu dijual lagi ke pengepul kalau ada kasus seperti itu langsung laporkan biar cepat ditindak lanjuti. Oleh karena itulah, pembagian raskin harus tetap dikawal," tegas Ahmad Ya'la Sekko ketika memimpin rapat koordinasi penetapan pagu raskin 2016 di Ruang VIP, Kantor Walikota Jakarta Utara, Selasa (9/2).

Terkait dengan alokasi Raskin 2016, Bulog akan mendistribusikan 880.590 ton Raskin ke wilayah Jakarta Utara, yang akan diberikan untuk 58.706 Rumah Tangga Sasaran (RTS), dimana harga beras perkilonya hanya Rp 1.600. Dengan harga tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat bawah dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-harinya.

Kecamatan Penjaringan yang memiliki 11.238 RTS akan menerima 168.570 ton, Pademangan dengan 6.177 RTS (92.655 ton). Kemudian Tanjung Priok dengan 8.260 RTS (123.900 ton), Koja dengan 12.646 RTS (189.690 ton), Cilincing dengan 18.029 (270.435 ton) dan Kelapa Gading dengan 2.356 RTS (35.340 ton).

"Saya tekankan lagi untuk tidak macam-macam dengan penyaluran raskin. Jangan sampai tersangkut kasus hukum hanya karena mengambil raskin untuk biaya transport. Pakai saja mobil dinas untuk mengangkut raskin," ujar Ahmad Ya'la, yang didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Jakarta Utara, Siti Sumiyati.(bh/hsn)



 
Berita Terkait Raskin
 
Sekko Jakut Instruksikan Pembagian Raskin Harus Tepat Sasaran
 
50 Persen Raskin Dinikmati Orang Kaya
 
Kejati Papua Selidiki Kasus Raskin Wamena
 
Mulai Januari 2014, Pemerintah Naikkan Jatah Raskin Jadi 20 Kg
 
Komisi VIII: Program Raskin Timbulkan Banyak Masalah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]