Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Penganiayaan
Sekjen KNPI Dikeroyok, Fadh Arafiq Cs Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
2022-03-21 09:22:06

Tampak korban pengeroyokan, Ahmad Fauzan (bermasker hitam dan berkemeja KNPI) didampingi saksi dan pelapor saat memberikan keterangan kepada wartawan di Polda Metro Jaya.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Aksi pengeroyokan terhadap pimpinan organisasi kepemudaan kembali terjadi, kali ini dialami oleh Sekjen KNPI dari Kubu La Ode Umar Bonte, Ahmad Fauzan. Korban (Ahmad Fauzan, red) mengaku dikeroyok oleh Fadh El Fouz Arafiq yang juga Ketua DPP Golkar Bidang Ormas dan rekan-rekannya pada Minggu 20 Maret 2022 sekitar pukul 16.00 WIB di Hotel Sahid, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat.

"Pada prinsipnya memang terjadi pemukulan terhadap diri saya, penganiayaan dan saya sempat dipiting serta dipukul dibagian perut," kata Fauzan kepada pewarta BeritaHUKUM usai melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Metro Jaya, Minggu malam (20/3).

Lanjut Fauzan mengungkapkan, saat dipukuli dirinya juga mendapatkan ancaman dari para pelaku pengeroyokan. Untuk itu Ia pun berencana mengadukan hal tersebut ke lembaga perlindungan saksi.

"Ancaman masih ada, Oleh karena itu salah satu langkah kita adalah meminta perlindungan dari LPSK (lembaga Perlindungan Saksi dan Korban)," beber Fauzan didampingi pelapor dan para saksi.

Adapun laporan terkait kejadian tersebut diterima Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/B/1439/III/2022/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 20 Maret 2022.

Dalam laporan itu, pelaku (terlapor) bersama rekan-rekannya dikenai pasal 333 KUHP dan atau pasal 170 KUHP dan atau pasal 335 KUHP, yakni diduga melakukan tindak pidana pengeroyokan, dan perbuatan disertai ancaman kekerasan.

Sementara itu, kuasa hukum korban yang juga sebagai pelapor, Charles Situmorang meminta pihak kepolisian untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut.

"Meminta aparat hukum segera menangkap dan menindak tegas para pelaku pengeroyokan terhadap korban," lugasnya.(bh/amp)


 
Berita Terkait Penganiayaan
 
• Anak 'Crazy Rich' Alam Sutera Pelaku Penganiayaan, Sudah Tersangka Tapi Belum Ditahan
 
• Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kasus Senior STIP Jakarta Aniaya Junior hingga Meninggal
 
• Kasus Penganiayaan Sopir Truc CPO oleh Ajudan Bupati Kubar Berakhir Damai
 
• Viral, Ajudan Bupati Kutai Barat FX Yapan Aniaya Sopir Truk CPO
 
• Arsul Sani Minta Kepolisian Lakukan Proses Hukum pada Aksi Kekerasan Anak Pegawai DJP
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]