Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
Sejumlah Ruas Jalan di Jaksel Tergenang
Wednesday 06 Feb 2013 18:29:39

Genangan Air Akibat Hujan Deras didaerah Jakarta Selatan (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Hujan deras yang berlangsung hingga sore ini membuat sejumlah ruas jalan di wilayah Jakarta Selatan tergenang. Para pengguna jalan, khususnya penngendara sepeda motor pun tampak kesulitas melintas karena tingginya air yang tergenang.

Salah satu ruas jalan yang tergenang yakni di Jl Karang Tengah Raya, Lebakbulus, Jakarta Selatan. Bahkan, air yang menggenang terlihat menutup ruas jalan tersebut.

Saluran air yang berada di kiri maupun kanan jalan tampak tidak mampu menampung debit air yang cukup banyak. Bahkan, akibat adanya daerah cekungan, ketinggian air ruas jalan itu mencapai 50 sentimeter.

"Saya tidak berani melintas, lebih baik memutar arah karena kalau nekat melintas mesin motor sepertinya akan mati," ujar Badri, salah seorang pengendara sepeda motor yang melintas, Rabu (6/2).

Meski begitu, masih ada saja pengendara motor yang nekat melewati genangan yang cukup tinggi tersebut. “Saya pikir pakai motor ini tidak akan mati karena airnya rendah. Ternyata di tengah itu ada cekungan, jadi lebih dalam sehingga knalpot motor saya terendam dan akhirnya mesin motor pun mati,” kata Wanda pengendara motor Suzuki Thunder B 4198 NXS.

Kepala Sudin Pekerjaan Umum (PU) Tata Air Jakarta Selatan, Irvan Amtha mengakui jika di ruas Jl Karang Tengah Raya memang terdapat cekungan. Sehingga saluran air yang ada pun kurang berfungsi untuk mengaliri air yang ada di atas jalan.

"Kita berencana untuk membuatkan sumur resapan di samping posisi jalan. Jadi nanti airnya akan masuk ke sumur resapan seperti di Jl Lebak Bulus I,” tuturnya.

Rencananya, lanjut Irvan, paling sedikit akan dibuat 5 sumur resapan dengan kedalaman masing-masing mencapai 10 meter. “Bagian pertama dengan diameter satu meter dan digali tiga meter. Lalu dibor dengan diameter 20 sentimeter sedalam 7 meter. Kami akan kerjakan secepatnya,” tandasnya.

Selain di Jl Karang Tengah Raya, genangan juga terdapat di Jl HR Rasuna Said arah ke Mampang setinggi 15 sentimeter, depan gedung Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jl Gatot Subroto setinggi 30 sentimeter, depan gedung Nestle Jl RA Kartini arah Ragunan setinggi 25 sentimeter, Jl Haji Nawi setinggi 30 sentimeter, depan ITC Jl Fatmawati Raya 10-20 sentimeter, dan Jl Pattimura 10-15 sentimeter, Demikian seperti yang dikutip dari beritajakarta.com, pada Rabu (6/2).(brj/bhc/rby)


 
Berita Terkait Banjir
 
Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]