Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Gorontalo
Seharusnya Sudah Berproduksi, Perusahaan Tambang GSM Masih Saja Bereksplorasi
2016-10-18 21:16:31

Tampak aktivitas tambang yang di tuding lakukan oleh PT Gorontalo Sejara Meaning (GSM) di kawasan Gunung Pani Kabupaten Pohuwato.(Foto: Istimewa)
GORONTALO, Berita HUKUM - Perusahaan Tambang PT Gorontalo Sejahtera Meaning (GSM) yang seharusnya di tahun 2016 ini sudah harus berproduksi di Kabupaten Pohuwato, tepatnya di kawasan Gunung Pani, dituding oleh Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Firman Sunge ternyata masih melakukan aktifitas eksplorasi. Hal ini diperkuat dengan bukti sejumlah foto aktifitas yang berhasil diperolehnya.

"Setahu saya tahun 2016 ini sudah harus berproduksi, tapi kenapa masih lakukan eksplorasi. Ini sama dengan sudah menambang" ujar Firman.

Menurut Ketua Komisi I ini, jika sudah ada ijin produksi, sebaiknya PT GSM diantaranya sudah buat smelter, dan berproduksi.

"Ini artinya, data yang diberikan ke Kementerian ESDM keliru atau di kibulin. Begitu juga yang diberikan ke Pemerintah Provinsi atau Kabupaten Pohuwato," tegasnya.

Dikatakannya. ini perlu segera di kontrol ke dalam. Karena tegasnya kembali, perusahaan tersebut terus melakukan eksplorasi.

"Ini ada apa? coba lihat ini foto atau gambar aktifitas yang dilakukan PT GSM, seperti Helikopter yang mengangkat material," tandasnya Firman dari fraksi partai Hanura sambil memperlihatkan bukti sejumlah foto.(bh/shs)


 
Berita Terkait Gorontalo
 
• Dedy Hamzah Minta Pemprov Gorontalo Transparan dalam Pemangkasan Tenaga Honorer
 
• Inspektorat Kabgor Lakukan Kunjungan Awal Tahun Ke Kantor BPKP Provinsi Gorontalo
 
• Gelar Lomba Tari Dana Dana, Rahmijati Jahja Selamatkan Budaya akan Punah di Kabupaten Gorontalo
 
• Remaja Belia di Limboto Barat Kedapatan Bawa Panah Wayer
 
• Tumbuhkan Etos Kerja Bagi Masyarakat Gorontalo, Arifin Jakani: Hilangkan Budaya 'Tutuhiya'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]