Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
BBM Subsidi
Segera Tentukan Kebijakan, Pemerintah Terus Pantau Konsumsi BBM Bersubsidi
Friday 22 Mar 2013 22:41:45

Ilustrasi, SPBU Pertamina.(Foto: BeritaHUKUM.com/coy)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemerintah terus memonitor realisasi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan akan segera mengambil langkah dan kebijakan strategis terkait alokasi BBM bersubsidi tesebut. “Sekarang ini Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) sedang merumuskan pengendalian subsidi BBM, agar lebih tepat sasaran,” tegas Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmanzah, pada Kamis (21/3) kemarin, di Jakarta.

Pihaknya mengakui, meskipun dalam tiga bulan pelaksanaan awal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 saat ini ada tren melewati kuota yang ditetapkan, pemerintah masih memiliki sejumlah opsi sebelum opsi kenaikan harga BBM bersubsidi dilaksanakan.

Firmanzah menilai, saat ini ada tren konsumsi BBM bersubsidi akan melampaui kuota yang telah dialokasikan pada APBN 2013. “Ini kan baru tiga bulan awal APBN 2013 berjalan, masih tetap dimonitor konsumsi BBM. Sampai sekarang meskipun beberapa kalangan memperkirakan masih ada potensi BBM bersubsidi akhir tahun 2013 akan melebihi kuota dari sebesar 46 kilo liter. Tapi itu masih potensi, karena saat ini masih baru awal tahun anggaran,” katanya.

Apabila kelak kuota BBM bersubsidi habis dan perlu penambahan seperti yang terjadi pada 2012 lalu, menurutnya, pemerintah tidak akan serta merta memilih opsi untuk menaikkan harga BBM bersubsidi. Dari pengalaman pada tahun 2012 lalu, untuk menutup tambahan subsidi BBM yang melebihi kuota, pemerintah memilih melakukan efisiensi dengan mengalihkan anggaran belanja yang tidak prioritas, seperti biaya rapat, biaya perjalanan dinas, dan biaya administrasi yang digunakan untuk menambah alokasi kuota BBM bersubsidi.(dep/bhc/opn)


 
Berita Terkait BBM Subsidi
 
BBM Bersubsidi: Konsumsi Diproyeksi Over Kuota
 
Presiden Tugaskan Hatta Cs Rumuskan Pengendalian Subsidi BBM
 
Pengendalian Kuota BBM Bersubsidi Diputuskan April Nanti
 
Segera Tentukan Kebijakan, Pemerintah Terus Pantau Konsumsi BBM Bersubsidi
 
Pertamina Siap Laksanakan Aturan Penggunaan BBM Bersubsidi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]