Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Sebanyak 521 Polisi Samarinda Tes Urine, Lima Polisi Terindikasi Narkoba
Tuesday 08 Dec 2015 05:04:44

Suasana di halaman Mapolres Samarinda yang berada di Jl. Slamet Riyadi Samarinda.(Foto: Istimewa)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Upacara bersama jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) dalam rangka persiapan Pemilihan Umum Kepala daerah (Pemilukada) kota Samarinda pada, Rabu 9 Desember mendatang, suasana di halaman Mapolres Samarinda yang berada di Jl. Slamet Riyadi Samarinda pada, Rabu (2/12) lalu berubah menjadi antiran jajaran Polisi untuk melakukan tes Urine yang dilakukan oleh BNN Kaltim, tes urine masal atas jajaran Polisi tersebut untuk menciptakan personil Polisi yang bersih dari narkoba.

Waka Polresta Samarinda AKBP Vendra Riviyanto, dalam keterangannya mengatakan bahwa, perang terhadap penyalahgunaan narkoba ditanamkan kepada setiap orang termasuk anggotanya, beberapa kasus peredaran narkoba di Kota Samarinda turut menyeret aparat berseragam cokelat. Status darurat narkoba di Indonesia sudah menimbulkan kerugian yang sangat besar.

"Sesuai dengan prosedur, akan dilakukan assessment terhadap semua anggotanya dan jika terbukti, kemungkinan akan didisiplinkan," tegas Waka Polres Samarinda.

Wakapolresta Samarinda Vendra juga mengatakan, hal tersebut sebagai upaya untuk mencegah dan mengetahui anggota yang terkontaminasi narkoba, selain hal tersebut sebagai upaya untuk menerjunkan anggota Polisi yang benar-benar bersih dari narkoba pada saat bertugas pada pengamanan pesta demokrasi. Agar jangan sampai Polisi sebagai aparat penegak hukum yang tidak dapat menjadi contoh yang baik, Polisi harus bersih dari narkoba, tegas Vendra.

"Anggota polisi harus benar-benar bersih dari norkoba pada saat bertugas pada pesta demokrasi, jangan sampai penegak hukum tidak memberi contoh yang baik, polisi harus bersih dari narkoba," tegas Vendra.

Hasil tes urine tersebut dari jajaran anggota Polisi tersebut terdapat lima anggota Polisi yang urinenya terindikasi mengandung zat adiktif, tapi bukan sebagai penggunaan narkoba, melainkan obat-obatan dari dokter yang masih akan diteliti lebih dalam oleh BNNP Kaltim, jelas Vendra.

Terpisah, Kepala BNN Kaltim, Richard Marolop Nainggolan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Polresta Samarinda. Dalam upaya untuk lakukan bersih-bersih terhadap anggotanya yang diduga menggunakan narkoba, kami hanya membantu saja, ujar Richard.

"Saat ini pihaknya dengan analis dari BNN tengah meneliti seluruh hasil tes urine yang dilakukan oleh anggota kepolisian, terlebih beberapa anggota polisi yang urinenya terindikasi zat yang juga terkandung dalam narkoba," pungkas Richard.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Narkoba
 
Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
 
BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
 
2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
 
Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
5 Oknum Anggota Polri Ditangkap di Depok, Diduga Konsumsi Sabu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]