Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Australia
Scott Morrison Jadi Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull Dilengserkan
2018-08-25 08:33:41

Scott Morrison akan menjadi perdana menteri Australia, menggantikan Malcolm Turnbull.(Foto: twitter)
AUSTRALIA, Berita HUKUM - Scott Morrison menjadi perdana menteri Australia yang baru setelah Malcolm Turnbull dilengserkan oleh partainya sendiri.

Morrison, yang sebelumnya menjabat menteri keuangan Australia, memenangi pemungutan suara internal Partai Liberal dengan mengalahkan mantan Menteri Dalam Negeri Peter Dutton dengan perolehan suara 45-40, sebagaimana dipaparkan pejabat Partai Liberal, Nola Marino.

Turnbull sendiri tidak bersaing dalam pemilihan internal tersebut setelah mayoritas anggota Partai Liberal menandatangani surat yang meminta dia tak lagi menjabat perdana menteri.

Menteri Luar Negeri, Julie Bishop, sebenarnya juga dinominasikan kembali menduduki jabatan perdana menteri, namun dia gagal mencapai putaran akhir pemungutan suara.

Malcolm Turnbull, Peter Dutton, Scott Morrison, Julie Bishop

Dari kiri ke kanan: Malcolm Turnbull, Peter Dutton, Scott Morrison, Julie Bishop
Selama beberapa hari terakhir Turnbull menghadapi tekanan akibat elektabilitas menurun dan kecaman dari sejumlah anggota parlemen dari kubu Konservatif.

Pada Kamis (23/8), dia mengatakan kepada wartawan bahwa rakyat Australia "berhak kecewa atas apa yang mereka saksikan".

Turnbull mulai berkuasa pada September 2015 setelah mengalahkan Tony Abbott dalam perebutan posisi Ketua Partai Liberal.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Australia
 
Anthony Albanese Resmi Dilantik Jadi Perdana Menteri Australia
 
Scott Morrison Jadi Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull Dilengserkan
 
Suhu Australia Tembus 50 Derajat Celsius 'Dalam Beberapa Dekade'
 
Angkatan Laut Australia Hentikan Kapal Penuh Senjata Api
 
Apa yang Membuat PM Australia Tony Abbott Dilengserkan?
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]