Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Kelapa Sawit
Sandiaga Uno: Kami 100 Persen Bersama Para Petani Sawit, Ciptakan Green Jobs
2019-03-07 14:13:02

DURI, Berita HUKUM - Sandiaga Salahuddin Uno mengaku 100 persen bersama para petani perkebunan kelapa sawit. Hal ini dikatakannya saat bertemu dengan petani kelapa sawit di Ram Sawit Harahap, Jalan Lintas Sumatra, Sebangar, Mandau, Kabupaten Bengkalis, Selasa (5/3).

Keberpihakan itu, lanjut Sandi, inshaa Allah, jika terpilih, akan menstabilkan harga-harga pendukung perkebunan sawit, seperti pupuk dan obat-obatan.

"Kita 100 persen bersama-sama berada dalam kepentingan petani sawit. Satu dari tiga orang Indonesia bertani dan berkebun. Maka membangun ekonomi, harus berpihak pada petani. Kita pastikan, inshaa Allah pupuk, bibit, obat-obatan tersedia. Modal tanam, ongkos berkebun stabil dijaga. Untuk ekspor saya akan turun tangan langsung, membuka pasar berdiplomasi ekonomi. Produksi sawit kita harus unggul dan memakmurkan," jelas Sandi

Sandi juga berencana membangun Industri pengolahan kelapa sawit di daerah perkebunan-perkebunan sawit. "Indonesia kalau mau sejahtera, petaninya ya harus sejahtera," terangnya.

Apalagi 85 sampai 90 persen Produksi minyak sawit dunia didominasi Indonesia dan Malaysia. Di Bengkalis, sawit jadi berkah minyak di atas tanah.

Dalam kesempatan itu Sandi juga mendorong satu gerobak Tandan Buah Segar (TBS) untuk dimasukan ke dalam truk. Dengan menggunakan alat pemusik dan sarung tangan, Sandi memasukan lima sampai enam TBS itu ke truk, dari yang kecil hingga besar.

Sandi memungut buah yang dari tandan. "Ini juga berharga, karena buah yang terpisah dari tandannya ini sudah matang dan inilah minyak di atas tanah, merupakan energi terbarukan. Kita akan membangun sektor sawit dan inshaa Allah menjadikan penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia."

Dalam kesempatan itu Sandi menambahkan akan melakukan pemulihan ekosistem hutan terdegradasi seluas 10 juta hektar untuk green jobs. "Kami akan mengembangkan paket stimulus hijau sebagai bagian dari pengembangan sektor energi baru dan terbarukan termasuk sawit," ucapnya.(ps/bh/sya)



 
Berita Terkait Kelapa Sawit
 
Kejagung Periksa Pejabat KLHK Terkait Kasus Korupsi PT Duta Palma
 
Gus Imin Minta DJP Usut Tuntas 9 Juta Hektare Sawit Tak Bayar Pajak
 
Jokowi dan PM Malaysia Sepakat Perangi 'Diskriminasi' Kelapa Sawit, Komitmen Hentikan Deforestasi Patut Dipertanyakan
 
Rugikan Petani Sawit, Larangan Ekspor CPO Harus Segera Dicabut
 
Pemerintah Larang Ekspor CPO, Rudi Hartono: Harga Sawit Anjlok, Petani Jadi Serba Salah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]