Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Samsung
Samsung Ungkap Penyebab Note 7 Meledak
2017-01-24 10:52:39

Ilustrasi. Samsung menegaskan masalah baterai adalah penyebab untuk # GalaxyNote7 terbakar.(Foto: Istimewa)
SEOUL, Berita HUKUM - Samsung Electronics Co LTd pada Senin (23/1) menyatakan kerusakan baterai menjadi penyebab meledaknya ponsel premium Galaxy Note 7, bukan perangkat lunak atau keras dari gawai tersebut. Pengumuman tersebut disampaikan lebih dari tiga bulan setelah pembuat smartphone top dunia itu berseteru dengan kompetitornya, iPhone dari Apple Inc.

Kegagalan itu merugikan Samsung sekitar 5,3 miliar dolar AS Rp 65,5 triliun. Baterai lithium-ion yang digunakan untuk ponsel Samsung Galaxy Note 7 menjadi penyebab utama handset tersebut terbakar, sehingga perusahaan asal Korea Selatan itu harus menarik perangkat tersebut skala global. "Kami benar-benar minta maaf untuk ketidaknyamanan ini," kata Kepala Bisnis Mobile Samsung, Koh Dong-jin, saat konferensi pers di Seoul, Senin (23/1) waktu setempat.

Samsung Electronics menjelaskan mereka telah menguji coba 10 ribu perangkat dan baterai untuk mengetahui penyebab kerusakan, baik perangkat lunak maupun perangkat keras. Dilansir dari laman The Guardian, casing baterai asli ponsel tersebut terlalu kecil sehingga menyebabkan konsleting lalu terbakar.

Baterai itu lalu diganti, buatan pabrik yang berbeda, tapi, tetap terbakar. Samsung melibatkan 700 insinyur dan peneliti untuk mengetes lebih dari 20 ribu Galaxy Note yang sudah dirakit sempurna dan lebih dari 300ribu baterai. Masalah utama di baterai lithium-ion yang digunakan di Note 7 keluaran pertama berasal dari struktur dalam, yaitu susunan elektroda positif dan negatif.(wdp/Republika/bh/sya)


 
Berita Terkait Samsung
 
Gandeng DANA dan GoPay, Samsung Pay Resmi Meluncur di Indonesia
 
Samsung Galaxy Note 9 Siap Launching di Brooklyn, NY
 
Samsung Siap Luncurkan Ponsel Galaxy S9 dan Galaxy S9+
 
Samsung Siap Ungkap Galaxy S9 Bulan Depan
 
Galaxy Note 8 Siap Meluncur, Samsung Sebarkan Video Teaser
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]