Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Samsung
Samsung Siap Luncurkan Galaxy Note 7 Rekondisi, Galaxy Note 7 FE
2017-07-02 16:36:02

Galaxy Note 7 Rekondisi, Galaxy Note 7 Fan Edition (FE).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Samsung Electronics Co Ltd mengatakan akan mulai menjual smartphone Galaxy Note 7 versi rekondisi di Korea Selatan pada 7 Juli, menggunakan baterai berbeda dibandingkan varian lama yang menyebabkan beberapa perangkat tersebut terbakar tahun lalu.

Samsung mengatakan dalam sebuah pernyataan akan menjual 400.000 unit ponsel dengan nama Galaxy Note 7 Fan Edition di negara tersebut seharga 699,600 won atau setara 611 dolar AS -- sekitar 30 persen lebih murah dari pada Note 7 saat pertama kali diluncurkan.

Perangkat-perangkat tersebut merupakan smartphone yang pernah ditarik dari peredaran saat bermasalah.

Baterai untuk perangkat rekondisi memiliki kapasitas lebih rendah dibandingkan Note 7 di awal peluncuran, namun telah melewati serangkaian pengujian keamanan, kata Samsung.

Samsung sebelumnya terpaksa menghentikan penjualan Note 7 pada Oktober, sekira dua bulan setelah peluncuran karena baterai yang rentan terbakar dari dua pemasok berbeda.

Insiden ini merugikan Samsung lebih dari 5 miliar dolar AS dari laba operasional dan merusak reputasi mereka, meskipun perusahaan telah pulih dengan kesuksesan peluncuran Galaxy S8.

Samsung mengatakan awal tahun ini berencana untuk menjual Note 7 rekondisi setelah penyelidikan oleh pihak internal mereka dan perusahaan independen lain guna menyimpulkan penyebab kebakaran itu.

Perusahaan itu juga berencana mengadakan acara peluncuran Galaxy Note 8 pada paruh kedua Agustus, kata seorang sumber kepada Reuters bulan lalu.

Samsung akan memutuskan di kemudian hari apakah menjual Note 7 rekondisi di pasar lain di kemudian hari, namun telah memastikan untuk tidak menawarkan perangkat tersebut di Amerika Serikat atau India, demikian Reuters.

Operator Korea Selatan LG Uplus dikabarkan baru saja mulai menerima pesanan (pre-order) dari para konsumennya yang ingin memiliki phablet Samsung Galaxy Note 7 (FE).

Fan Edition (edisi penggemar) dari Samsung Galaxy Note 7 ini pada dasarnya adalah versi perangkat yang diperbaharui yang diluncurkan oleh Samsung pada tahun lalu setelah musibah yang menimpa sejumlah unitnya yang meledak secara acak. Satu-satunya perubahan yang dihadirkannya kali ini adalah keberadaan dukungan baterainya, yang sekarang konon berkapasitas 3200mAh lebih rendah dibanding baterai berkapasitas 3500mAh yang mendukung Galaxy Note 7 versi aslinya.

Samsung Galaxy Note 7 sangat dicintai oleh banyak orang meskipun ada kegagalan nyata yang dimilikinya. Namun Samsung Galaxy Note 8 diperkirakan akan diperkenalkan segera setelah bulan depan, itulah sebabnya Galaxy Note 7 (FE) dibatasi hingga 450.000 unit di Korea Selatan. Sementara Samsung diperkirakan telah mendapat sukses memasarkan setidaknya $ 5 miliar perangkat aslinya, menjual model yang diperbaharui memberi kesempatan kepada perusahaan untuk memulihkan sejumlah kecil kerugiannya.

Sementara, dari segi spesifikasi ia dilengkapi skrin 5.7? AMOLED QHD, Pemproses Exynos 8890, memori sebesar 4 GB RAM dan storan 64 GB. Kamera utama sebesar 12-Megapixel manakala kamera hadapan pula sebesar 5-Megapixel. Perbezaan Note 7 FE dari Note 7 asal ialah bateri kini dikecilkan ke 3200 mAh. Pada waktu yang sama ia turut menggunakan Android 7.1.1.(dbs/beritateknologi/amanz/Antara/bh/sya)


 
Berita Terkait Samsung
 
Gandeng DANA dan GoPay, Samsung Pay Resmi Meluncur di Indonesia
 
Samsung Galaxy Note 9 Siap Launching di Brooklyn, NY
 
Samsung Siap Luncurkan Ponsel Galaxy S9 dan Galaxy S9+
 
Samsung Siap Ungkap Galaxy S9 Bulan Depan
 
Galaxy Note 8 Siap Meluncur, Samsung Sebarkan Video Teaser
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]