Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
Sampang Terendam Banjir Lagi Hingga Kedalaman 2,5 Meter
Thursday 04 Jul 2013 14:14:56

Ilustrasi, banjir.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
MADURA, Berita HUKUM - Dilima kelurahan dan empat desa di Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Ribuan rumah kembali terendam banjir akibat meluapnya Kali Kemuning, Kamis (4/7),

Banjir melanda wilayah itu setelah daerah hulu sungai diguyur hujan deras sejak Rabu (3/7) kemarin.

Banjir terparah melanda Desa Pasean, Tanggumong, Kelurahan Dalpenang dan Rongtengah. Ketinggian air di wilayah itu berkisar antara dua hingga 2,5 meter. Meski demikian belum terlihat adanya warga yang mengungsi. Mereka hanya mengamankan barang rumah tangga ke tempat yang lebih tinggi.

Selain menggenangi permukiman, banjir juga melumpuhkan aktivitas warga di jantung ibu kota Kabupaten Sampang. Sebab, areal yang tergenang juga merupakan kawasan pertokoan.

Warga mengatakan banjir kali ini merupakan yang ke delapan kali pada tahun ini. Namun, kondisinya belum separah banjir pada awal April lalu yang merendam sembilan desa dan enam kelurahan atau hampir seluruh wilayah di Kecamatan Sampang.

Kawasan yang pertama kali tergenang adalah Desa Panggung dan Pasean. Dua desa itu posisinya lebih rendah jika dibandingkan dengan desa lain di kecamatan itu dan berada persis di pinggir Kali Kemuning.

"Pada pukul 07.00 WIB, air sudah masuk hingga kawasan monumen dan Masjid Jamik Sampang dengan ketinggian hampir satu meter. Pada pukul 09.00 WIB, kawasan Bahagia sudah tergenang hingga Pasar Kelurahan Rongtengah," kata Supriyono, warga Kelurahan Banyuanyar.(nns/bhc/bar)


 
Berita Terkait Banjir
 
Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]