Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
MUI
Sambut Tahun Baru Islam 1436 Hijriah MUI Akan Gelar Pesta Nasional
Wednesday 22 Oct 2014 13:12:58

Ketua Umum MUI, Prof Din Syamsudin (Ketiga dari Kiri) didampingi sejumlah tokoh Ormas Islam dan Panitia Acara dalam jumpa pers Sambut Tahun Baru Islam 1436 H.(Foto:BH/mat)
JAKARTA, Berita HUKUM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) merencanakan gelar pesta atau syukuran berskala nasional guna menyambut tahun baru Islam 1 Muharam 1436 Hijriah. Pesta syukuran akan digelar pertama kalinya secara nasional pada hari Minggu (26/10) bertempat di Gelora Utama Bung Karno, Senayan, Jakarta. MUI turut mengundang Presiden Joko Widodo guna membuka dan mengisi acara. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum MUI, Prof. Din Syamsuddin saat jumpa wartawan di gedung pusat MUI, Jakarta.

“Ini pertama kalinya akan kami gelar secara nasional. Permintaan ini dari masyarakat. Karena sudah banyak yang bertanya, kenapa perayaan tahun baru Islam kok di Indonesia kurang semarak, padahal masyarakat yang beragama Islamnya terbesar di Asia. Presiden Jokowi pun sudah kami undang. Jika beliau hadir ini merupakan sejarah baru, karena pertama kalinya Presiden pilihan rakyat dapat membuka acara Islam yang juga pertama kalinya diadakan MUI secara nasional,” papar Din Syamsuddin, pada BeritaHUKUM, Selasa (21/10) di gedung MUI Jalan Proklamasi Jakarta.

Menurut Din yang juga merupakan ketua umum Muhammadiyah, makna pesta bukan berarti hura-hura, namun dalam kapasitas untuk mensyukuri atas nikmat ALLAH, Tuhan Yang Maha Esa, yang senantiasa diberikan kepada umat NYA.

“Kegiatan pada hari Sabtu mendatang itu adalah wujud rasa syukur pada Sang Pencipta, bahwa kita masih diberikan nikmat karunia atas perjalanan kehidupan di dunia ini dalam masa tahun baru Islam. Dengan pesta nasional ini, kami harapkan ukhuwah islam atau persatuan umat senantiasa terjaga,” imbuh Din Syamsuddin.

Adapun dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Pelaksana Sambut Tahun Baru Islam 1436 Hijriah, Ustad Yusuf Mansur menghimbau agar masyarakat yang datang dapat menggunakan pakean putih sebagai wujud bersih dan suci. Yusuf Mansur pun menyatakan sejumlah artis akan tampil dan tidak dipungut biaya guna menyaksikannya.

“Ini murni sumbangsih MUI kepada masyarakat guna mempererat kesatuan. Kami juga sudah mengundang artis dan band papan atas. Misalnya Band Wali, D’ Masiv. Adapula iringan Orkestra dari mas Dwiki Dharmawan. Yang tampil pasti akan mengumandangkan lagu secara islami. Semuanya tidak mau dibayar dan pengunjung pun tidak dipungut biaya,” kata Yusuf Mansur mengingatkan.

Acara sambut tahun baru Islam 1436 Hijriah akan turut dimeriahkan oleh aksi terjun payung dari pihak Pasukan Khas TNI Angkatan Udara.

Dalam kesempatan tersebut, MUI turut meluncurkan TV MUI, yaitu televisi dakwah melalui streaming satelit dan mencanangkan gerakan anti narkoba.(bhc/mat)


 
Berita Terkait MUI
 
Kecam Aksi Penembakan Di Kantor MUI, Fadel Muhammad: Waspada Upaya Pemecah Belah Bangsa
 
MUI Pusat Ditembaki OTK, Polisi: Pelaku Sudah Meninggal Dunia
 
Wapres Ma'aruf Amin Buka Multaqo, FGD dan Rakornas LSBPI MUI
 
LSBPI MUI Gelar Multaqo, FGD dan Rakornas
 
Ahmad Basarah: Polemik Pembubaran MUI Sebaiknya Dihentikan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]