Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Gerakan Anti Korupsi
Sambangi KPK, Kapolri Idham Azis Perkuat Sinergitas Pencegahan Korupsi
2019-11-04 18:21:35

Kapolri Jenderal Idham Azis dan Kadiv Humas Irjen Mohammad Iqbal bersama Ketua KPK Agus Rahardjo yang didampingi Febri Diansyah Kepala Biro Humas KPK.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapolri Jenderal Idham Azis menyatakan bahwa Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus sama-sama membangun sinergitas terkait dengan pencegahan dan pemberantasan praktik korupsi di Indonesia.

Hal itu disampaikan Kapolri Idham Azis usai melakukan pertemuan dengan Pimpinan KPK di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Senin (4/11).

Kapolri Idham Azis memastikan, sinergitas Polri dan KPK menjadi salah satu program utama dirinya ketika dipilih menjadi Kapolri. Sehingga, kedepannya, bisa terwujud kerjasama dalam penegakan hukum yang baik.

"Seperti dalam program kerja saya memantapkan apa yang selama ini. Sehingga kedepan benar-benar intitusi Polri dan KPK bergandengan tangan bisa sama-sama bangun sinergitas yang positif dalam rangka penegakan dan pencegahan tindak pidana korupsi Itu hal esensial," kata Kapolri dalam jumpa pers bersama Ketua KPK Agus Rahardjo.

Menurut Kapolri, terjalinnya komunikasi ini tercipta bukan hanya ketika dirinya menjabat sebagai orang nomor satu di Polri. Tetapi, dia sudah intens membangun komunikasi sejak dahulu.

"Sebelumnya saya kemarin ketika menjabat di Propam Polda Metro Jaya dan Bareskrim membangun intens komunikasi silahturami bersama beliau. Beliau sudah saya anggap seperti kakak dan orang tua sendiri. Sehingga sbg pejabat baru saya datang bersilahturahmi memohon arahan dan petunjuk," papar Kapolri.

Dikesempatan yang sama, Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal memastikan bahwa Polri dan KPK memiliki semangat yang sama terkait dengan pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Yang jelas masa depan pemberantasan korupsi the show must be go on, sekuat-kuatnya," ujar Iqbal.

Menurut Iqbal, dengan berkunjungnya Kapolri Idham Azis ke KPK, ini merupakan bukti bahwa Polri memiliki keseriusan dan memandang bahwa KPK adalah mitra kerja lembaga penegakan hukum.

"Dan teman-teman dan publik juga harus paham Bapak Kapolri Jumat kemarin dilantik oleh Bapak Presiden yang pertama di kunjungi adalah Panglima TNI setelah itu yang kedua Ketua KPK, ini menunjukkan pesan bahwa beliau sangat ingin mensupport dan membantu tugas-tugas KPK secara Lembaga ini yang harus digarisbawahi," papar Iqbal.

Sementara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo mengucapkan terima kasih kepada Kapolri atas kunjungan silahturahminya. Menurutnya, hal tersebut sinyal positif kedepannya untuk memperkuat sinergitas KPK dan Polri.

Tak lupa, Agus menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Polri yang selalu memberikan dukungan apabila tim lembaga antirasuah melakukan operasi-operasi penindakan.

"Intinya didalam kami bicara banyak kami juga ucapkan makasih. Selalu kalau ada operasi, KPK selalu mendapat dukungan di pusat dan daerah. Pimpinan ucapkan terima kasih. Dengam begitu soliditas KPK Polri semakin baik mohon doa restunya saja," tutup Agus.(rls/bh/amp)


 
Berita Terkait Gerakan Anti Korupsi
 
Stranas PK Luncurkan 15 Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2023-2024
 
Guru Ngaji Doakan Keselamatan Firli, Diminta Pantang Mundur Berantas Korupsi
 
Cegah Korupsi Sektor Politik Melalui Sistem Integritas Partai Politik (SIPP)
 
Firli Bahuri: Bahaya Laten Korupsi Harus Diberantas Sampai ke Akarnya
 
MA Respon Saran KPK, Perkuat Kolaborasi Cegah Korupsi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]