Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilgub Sumut
Saksi Esja Minta Kota Medan Mencoblos Ulang
Tuesday 12 Mar 2013 23:25:43

Suasana Rapat Pleno Terbuka KPU Kota Medan di Hotel Dharma Deli Medan, Selasa (12/3).(Foto: BeritaHUKUM.com/and)
MEDAN, Berita HUKUM - Saksi dari pasangan cagub dan cawagub Sumut, Effendi Simbolon-Jumiran Abdi (Esja) minta pelaksanaan pencoblosan Pilkada Sumut di Kota Medan agar di ulang kembali.

Hal ini diminta saksi bernama Henri Jhon saat KPU Medan menggelar Rapat Pleno Terbuka hasil rekapitulasi penghitungan suara pemilihan umum gubenur dan wakil gubernur Sumut tahun 2013, Selasa (12/3) di Hotel Dharma Deli Medan.

Alasan pihak saksi Esja ini meminta pemilu ulang karena persentase warga Kota Medan yang ikut berpartisipasi memberikan suaranya dalam Pilkada Sumut hanya 36,6%, sehingga dianggap calon terpilih kurang mendapat dukungan dari rakyat.

"Kalau pilkada diadakan dengan tingkat partisipasi seperti ini, itu kan calon yang terpilih sepertinya kurang didukung penuh oleh rakyat, oleh karena itu kami meminta kepada KPU supaya untuk Kota Medan dilakukan pencoblosan ulang," ujar Henri.

Dalam acara Rapat Pleno Terbuka KPU Medan ini, saksi pasangan cagub dan cawagub Sumut yaitu saksi dari pasangan Gusman dan Esja tidak mau menandatangani berita acara hasil perolehan suara, sementara saksi dari pasangan Charly sama sekali tidak hadir.

Untuk diketahui, hasil perolehan suara Pilkada calon gubernur dan wakil gubernur Sumut untuk Kota Medan, pasangan nomor urut 1 Gusman berjumlah 177.082 suara (23,38 %), nomor urut 2 Esja berjumlah 193.241 suara (25,52%), nomor urut 3 Charly berjumlah 45.905 suara (6,06%), nomor urut 4 AmriRe berjumlah 61.962 suara (8,18%) dan nomor urut 5 Ganteng memperoleh 279.156 suara (36,86%).(bhc/and)


 
Berita Terkait Pilgub Sumut
 
• Saksi Pasangan Ganteng Bantah Soal Money Politic dan Black Campaign
 
• Saksi Ungkap Kecurangan Pasangan Ganteng
 
• Inilah Hasil Perolehan Suara Pilkada Sumut Seluruh Kabupaten/Kota
 
• KPU Medan Tolak Pencoblosan Ulang
 
• Saksi Esja Minta Kota Medan Mencoblos Ulang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]