Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Kapolri
Saat Bukber di PGK, Kapolri: Soliditas Organisasi adalah Kunci Utama Keberhasilan Tugas Polri
Saturday 04 Jul 2015 12:07:20

Kapolri Jenderal Pol. Badrodin Haiti saat menyampaikan kata sambutannya di Komplek Ligamas, Pancoran, Jakarta Selatan, Juma't (3/7).(Foto: BH/bar)
JAKARTA, Berita HUKUM - Acara Silahturahmi dan Buka Puasa bersama diadakan Ketua Umum Perhimpunan Gerakan Keadilan (PGK) yang diadakan langsung dikediaman pimpinan PGK yakni Bursah Zarnubi, di Komplek Ligamas, Pancoran, Jakarta Selatan, yang dihadiri berbagai elemen perhimpunan aktivis, dengan men gapresiasikan semangat nuansa silahturahmi yang lebih bersahaja.

Undangan acara ini dihadirin oleh; aktivis kelompok Cipayung Plus, Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) perwakilan BEM se-Jabodetabek, LSM Ormas dan tokoh-tokoh masyarakat, begitu juga dari jajaran Kepolisian seperti; Kapolri, Kapolda, Kapolres serta dari para Anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

Dalam kata sambutan dipaparkan oleh Kapolri Jenderal Pol. Badrodin Haiti, yang berbicara secara transparan juga soal soliditas dan tantangan yang dihadapi institusi Kepolisian kedepan, karenanya dalam hal ini ia tekankan sebisanya agar kesatuan ditubuh Polri dulu yang akan dibentuk dengan solid, karena kalau didalam belum bersatu bagaimana untuk hal diluarnya.

"Soliditas organisasi adalah kunci utama keberhasilan tugas Polri juga, karena tanpa soliditas, polisi tidak akan bisa bekerja dengan baik, karena yang satu kearah sana yang satunya lagi kearah sini," ujar Kapolri, disaat memberikan kata sambutannya di Komplek Ligamas, Pancoran, Jakarta Selatan pada, Juma't (3/7).

Sebagai pengantar dialog, Jend. Badrodin, sedikit bercerita pula tentang banyak hal lainya, mulai dari proses panjang pengangkatannya sebagai Kapolri yang harus melewati Plt selama 3 bulan, merosotnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian akibat adanya konflik KPK-Polri, masalah soliditas di internal Polri, serta programnya untuk meningkatkan profesionalitas anggota Polri, hingga meraih kepercayaan dan dukungan dari masyarakat sebagai kunci sukses pelaksanaan tugas-tugas Polri ke depan.

"Jumlah anggota Polri saat ini hanya sekitar 420 ribu. Jika dibandingkan dengan penduduk Indonesia yang berjumlah 250 juta, berarti rasionya 1 polisi mengayomi 600 sampai 700 penduduk. Dengan rasio seperti itu, tugas polisi tak akan berhasil tanpa mendapat dukungan dari masyarakat," jelas Kapolri Badrodin.

Kendati demikian, Kapolri tetap meminta para aktivis dan seluruh elemen masyarakat agar memberi dukungan terhadap Kepolisian dalam menghadapi tantangan ke depannya, seperti keamanan menjelang lebaran, keamanan Pemilukada serentak, kejahatan cyber crime, narkoba, terorisme, serta berbagai dampak yang akan timbul dari diberlakukannya masyarakat ASEAN mulai Januari 2016.

"Bantuan yang paling nyata dari masyarakat pada Polri adalah, agar tidak melanggar hukum," pungkas Badrodin.(bh/bar)


 
Berita Terkait Kapolri
 
Kapolri: Layani dan Lindungi serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat
 
Kapolri Bilang 'Potong Kepala', Ditambahin Kapolda Metro: Saya 'Blender' Sekalian
 
Program 100 Hari Presisi Kapolri, Prakasa Asabels Nusantara Giatkan Layanan Ambulans Gratis untuk Masyarakat
 
100 Hari Kerja Kapolri Jenderal Listyo Dinilai Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi Nasional
 
Romo Benny Apresiasi 100 Hari Kerja Kapolri: Penyelesaian Masalah Intoleransi dengan Penegakkan Hukum
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]