Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Demokrat
Saan Mustapa: Rapimnas Demokrat Damai, Sejuk, Indah
Monday 18 Feb 2013 08:47:59

Wakil Sekjend Demokrat Saan Mustafa saat di acara Rapimnas, Minggu (17/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Rapimnas Partai Demokrat (PD) yang berlangsung Minggu(17/2) di Sahid Hotel Jakarta Pusat, tidak seperti yang banyak diprediksi dalam pemberitaan, pada Rapimnas PD kali ini semakin memantabkan dan mensolidkan pengurus Partai Demokrat. Tidak terjadi aksi walk aout dari peserta Rapimnas, walau sempat beredar kabar yang menjadi kehawatiran sebagian pihak Internal di kongres.

Wakil Sekjend Demokrat Saan Mustafa selepas mengikuti acara Rapimnas pada wartawan mengungkapkan.

"Dari awal tidak ada persolaan dengan Partai Demokrat, namanya Rapimnas itu forum di mana meluruskan langkah-langkah politik kami kedepan," ujarnya.

Saan menambahkan, apa lagi kita sadar, ada masalah dengan partai Demokrat, soal turunya ekstalabilitas Partai kami, ini merupakan langkah kami menaikan popularitas partai kami kedepan.

"Dan saya nyatakan tidak ada yang melakukan walk aout di dalam kongres tadi, Kongres berlangsung damai, sejuk dan indah," ujar Saan.

Selanjutnya Saan yang dikenal memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Anas sebagai ketua umum, menegaskan.

Bagimana FollowUp (lanjutan) dari Rapimnas ini, dengan cara, seluruh kader Partai Demokrat terus bekerja keras, kembali berusaha meyakinkan rakyat agar Partai Demokrat layak kembali di percaya publik.(bhc/put)


 
Berita Terkait Partai Demokrat
 
Mahkamah Agung RI Kabulkan PK Moeldoko Soal DPP Partai Demokrat, Sudah Tergister
 
Pernyataan SBY dan AHY Dipolisikan, Herman Khaeron: Si Pelapor Hanya Cari Panggung
 
Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi
 
Alasan Partai Demokrat Kabupaten Klaten Desak Anggota DPRD HS Mundur
 
Sambut Rakernas PKS, AHY: Temanya Sejalan dengan Semangat Partai Demokrat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]