Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Badai
SMS Badai
Friday 11 Jan 2013 00:41:52

Peta Lokasi Badai.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Terkait beredarnya SMS yang mengatakan akan ada badai dan gelombang 6 kaki pada malam ini sehingga akan menimbulkan banjir dan puting beliung, maka saya sampaikan prakiraan dari BMKG di bawah ini. Kondisi cuaca ekstrem saat ini dipengaruhi oleh Siklon Tropis Narelle.

Selain itu sebagian besar wilayah Indonesia pada puncak musim penghujan. Hujan, angin kencang dan gelombang tinggi berpotensi terjadi untuk wilayah di bawah ini. Banjir, longsor dan puting beliung terus diwaspadai.

Siklon Tropis NARELLE (Sumber: BMKG)

1. Analisa 10 jan 2013 jam 07.00 WIB:
- Posisi: Samudra Hindia sebelah selatan Bali (sekitar 590 km sebelah selatan Denpasar)
- Kekuatan: 75 knots (140 km/jam)

2. Prediksi 24 jam ke depan (11 Januari 2013 pukul 07.00 WIB)
- Posisi: Samudra Hindia sebelah selatan Bali (sekitar 800 km sebelah selatan Denpasar)
- Kekuatan: 85 knots (155 km/jam)
- Siklon tropis NARELLE ini intensitasnya meningkat dalam 24 jam kedepan dan menjauhi wilayah Indonesia

3. Dampak di wilayah Indonesia:
Siklon tropis NARELLE ini memberikan dampak terhadap kondisi cuaca di wilayah indonesia berupa:

- Hujan dengan intensitas sedang - lebat di NTB terutama di Pulau Sumbawa dan NTT
- Hujan dengan intensitas ringan - sedang di Kalimantan Selatan, Lampung, dan Banten

- Gelombang dengan ketinggian 3 - 4 m berpeluang tjd di Perairan Enggano hingga barat Lampung, Selat Sunda bagian utara, Perairan timur Kep. Riau, Perairan utara Pangkal Pinang, Selat Gelasa, Laut Jawa bagian barat, Teluk Bone bag selatan, Perairan Kep. Wakatobi

- Gelombang dengan ketinggian lebih dari 4 m berpeluang terjadi di Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Banten hingga NTB, Perairan selatan P. Sumba, Laut Sawu, Perairan Kupang, P. Rote, Laut Jawa bag tengah dan timur, Perairan selatan Kalimantan, Perairan utara Jawa Timur, Laut Bali, Laut Sumbawa, Selat Makassar bag selatan, Perairan Kep. Selayar, Perairan Bau-bau, Laut Flores, dan Samudera Hindia selatan Jawa hingga selatan NTT.(bnp/bhc/rby)


 
Berita Terkait Badai
 
Korban Tewas Akibat Tornado di AS Dikhawatirkan Melampaui 100 Orang
 
Bencana Siklon Seroja Hantam NTT, ISJN Galang Bantuan
 
10 Kereta Cepat Senilai Rp1,5 Triliun Jadi Besi Cacahan Akibat Tendam Banjir Topan Hagibis
 
Topan Lekima di China: 28 Orang Tewas dan Satu Juta Orang Mengungsi
 
Thailand Dihantam Pabuk, Badai Terburuk dalam Puluhan Tahun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]