Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Presiden SBY
SBY dan Tony Blair Bahas Perkembangan di Timur Tengah
Thursday 21 Mar 2013 09:58:50

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair (kiri).(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair berbagi pandangan mengenai perkembangan di berbagai belahan dunia, diantaranya mengenai situasi Timur Tengah. Sebagaimana diketahui, Tony Blair adalah salah satu dari kuartet internasional yang menangani permasalahan di kawasan Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan hal ini di halaman Kantor Presiden, seusai mendampingi Presiden SBY bertemu Tony Blair, Rabu (20/3) sore.

"Sebagian pembahasan tadi mengenai perkembangan di Timur Tengah, naik masalah proses perundingan perdamaian, menyangkut masalah Palestina, perkembangan di Suriah, perkembangan di kawasan Timur Tengah secara umum, termasuk perubahan proses perubahan demokratisasi di Mesir. Itu dibahas dengan cukup mendalam," kata Menlu Marty.

Selain itu, Presiden juga berbagi informasi dan pandangan tentang perkembangan situasi di kawasan Asia Pasifik, Asia Timur, termasuk masalah Laut Cina Selatan. Dibicarakan pula perkembangan di Semenanjung Korea, hubungan Tiongkok dan Jepang, dan masalah ASEAN.

"Dalam kaitan ini, kembali Bapak Tony Blair menyampaikan apresiasi yang sangat mendalam atas kinerja dan kiprah serta sumbangsih yang diberikan Indonesia dalam menciptakan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan Asia Pasifik," Marty menambahkan.

Terkait perkembangan situasi di Eropa, Blair menyampaikan bahwa Eropa masih dinaungi permasalahan ekonomi. Tapi, Blair juga meyakini bahwa masalah ini akan dapat teratasi. "Beliau menyampaikan keyakinannya bahwa masalah ini, meskipun masih banyak tantangan, pada waktunya nanti akan dapat teratasi," Menlu menjelaskan.

Disamping itu, baik Presiden SBY dan Tony Blair saling berbagi pandangan mengenai peranan SBY selaku ketua bersama Panel Tingkat Tinggi mengenai Kerangka Pembangunan Pasca 2015 yang akan digelar di Bali, pekan depan.

"Bapak Tony Blair menyampaikan harapan dan juga pandangannya tentang kerangka yang akan dihasilkan pasca 2015, pasca MDG’s," ujar Marty. "Dan bapak Presiden juga menyampaikan kepada Tony Blair apa yang telah diraih selama ini dan terutama juga rencana Pertemuan Tingkat Tinggi di Bali minggu depan," tambahnya.

Dalam pertemuan tadi, Blair juga membandingkan situasi dan kondisi di Indonesia 15 tahun yang lalu ketika dia masih memangku jabatan sebagai PM, dengan situasi Indonesia dewasa ini yang menurutnya memiliki pertumbuhan perekonomian yang sangat mengagumkan. "Dalam kaitan itu beliau menyampaikan apresiasi dan selamat kepada Indonesia atas raihan yang telah dicapai," Menlu Marty menandaskan.(yun/pdn/bhc/rby)


 
Berita Terkait Presiden SBY
 
Presiden SBY Serahkan Dokumen 10 Tahun Pemerintahan ke Arsip Nasional
 
Bertemu 20 Netizen, Ibu Ani: Ini Sore Yang Menyenangkan
 
Presiden SBY Terima Pimpinan DPR, DPD, dan MPR-RI
 
Minggu Terakhir, Presiden SBY ‘Beberes’ Kantor
 
'Bapak Presiden dan Ibu Ani, Kami Selalu Merindukanmu…'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]