Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
HIPMI
SBY Mendapat Anugerah HIPMI Lifetime Achievement
Friday 31 Aug 2012 23:10:57

Presiden SBY diberikan penghargaan oleh Hiimpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Ruang Rafflesia, Balai Kartini, Jakarta (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Hj Ani Yudhoyono menghadiri silatuhrahmi keluarga besar Hiimpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Ruang Rafflesia, Balai Kartini, Jakarta, Jumat (31/8) malam. Pada kesempatan ini Presiden juga menerima anugerah HIPMI Lifetime Achievement Award untuk bidang ekonomi. Acara silaturahmi dan penganugerahan ini sekaligus juga menjadi puncak ulang tahun ke - 40 HIPMI.

Dengan memasuki usai 40 tahun, Presiden SBY berharap HIPMI semakin berjaya dimasa depan. "Makin berkontribusi dalam pembangunan perekonomian di negeri tercinta ini", ujar Kepala Negara

Pada kesempatan ini Presiden SBY kembali mengutarakan keinginannya agar pada usia 100 tahun nanti Indonesia menjadi negara yang semakin maju dengan ekonomi yang makin kuat, adil, dan berkelanjutan serta demokrasi yang makin matang dan stabil dan peradaban maju dan unggul. "Itulah cita-cita kemerdekaan", Presiden SBY menegaskan.

HIPMI, lanjut Presiden, tahu apa yang dimaksud dengan bisnis dan ekonomi yang sebenarnya. "Hipmi yang punya idealisme, rasa percaya diri, dan kesediaan untuk bekerja keras untuk mencapai cita-cita. Saya juga menangkap cita-cita HIPMI untuk menjadi pemenang dalam kompetisi global dewasa ini dan bahkan menjadi pemain dalam kerja sama, baik di kawasan, dunia, bahkan tentunya menjadi tuan rumah di negeri sendiri", kata SBY.

Sejak tahun2005 Presiden telah mengingatkan kalau ingin menjalani usaha di Indonesia untuk jangan hanya berfikir bisnis APBN. Saat ini APBN sudah lebih dari Rp 1000 triliun dan dua tahun lagi akan menembus Rp 2000 triliun. "Jangan hanya bergerak atau berbisis dalam kerang APBN," ujar Kepala Negara.

Saat ini secara nominal PDB Indonesia sudah menembus 850 miliar dolar Amerika Serikat sedangkan secara purchasing power purity sudah menembus 1 triliun dolar AS. "Insya Allah 2 tahun lagi benar-benar secara nominal 1 triliun dolar AS atau Rp 9500 triliun rupiah," Presiden SBY menjelaskan. Selain itu Kepala Negara juga berharap HIPMI bisa berbisnis di kawasan Asia Timur yang total GDP-nya lebih dari 40 triliun dolar AS.

Sebelumnya, Ketua Umum HIPMI Raja Sapta Oktohari dalam sambutannya menyebutkan bahwa Presiden SBY secara konsistem menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 6 persen. Pencapaian sektor ekonomi lainnya juga membanggakan. Oleh karena HIPMI memberikan HIPMI Lifetime Achievement Award untuk bidang ekonomi kepada Presiden SBY.

Hadir dalam kesempatan ini, antara lain, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.(pdn/bhc/opn)


 
Berita Terkait HIPMI
 
Era Jokowi, Ketimpangan Industri Masih Menganga
 
Forum Dialog HIPMI: Masih Adakah Peluang Usaha dan Solusinya?
 
Bahlil Lahadalia dari Sopir Angkot Jadi Ketum HIPMI
 
Bahlil Deklarasi Caketum BPP HIPMI: Dari Daerah untuk Indonesia, Buka Jalan untuk Semua
 
Caketum HIPMI, Bahlil: 4 Kiat Jadi Pengusaha Tangguh
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]