"Itu yang kami sampaikan kemarin, memungut" /> BeritaHUKUM.com - SBY Jelaskan Ihwal Demokrat Jangan 'di-Golkarkan'

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Demokrat
SBY Jelaskan Ihwal Demokrat Jangan 'di-Golkarkan'
Friday 17 Apr 2015 03:02:40

Ilustrasi. Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono GCB AC, Ketua Umum Partai Demokrat.(Foto: dok.BH)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjelaskan maksud dari pernyataan Demokrat jangan "di-Golkar-kan" yang sebelumnya sempat disampaikan Sekjen Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) kepada Presiden Jokowi.

"Itu yang kami sampaikan kemarin, memungut apa yang menjadi kekhawatiran publik, begitu maksudnya. Artinya ini opini publik belum tentu benar, benar atau tidak benar biarkan sejarah yang menjelaskan, niat baik partai Demokrat berpolitik baik-baik," kata SBY di Jakarta, Kamis malam (16/4).

SBY mengatakan Partai Demokrat berharap siapapun dapat berpolitik baik-baik. Dia menegaskan meskipun dirinya memiliki kekurangan dan kelemahan selama menjabat Presiden RI ke-6 selama 10 tahun, namun dirinya tidak sekalipun memiliki niat mengganggu kedaulatan partai politik.

"Walau ada partai politik selama 10 tahun (saya menjabat) konsisten menyerang saya, tapi tidak pernah ada niat apalagi pikiran tindakan untuk menggunakan kekuasaan mencampuri partai politik. Itu kedaulatan mereka," tegas SBY, yang juga adalah sebagai seorang Jenderal TNI (Purn.)

Sebelumnya Sekjen Partai Demokrat sekaligus anak kandung SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono dalam rapat konsultasi dengan Presiden Jokowi mengaku sempat mengutarakan harapan agar Demokrat tidak "di-Golkar-kan".

Istilah "di-Golkar-kan" merujuk pada polemik internal yang terjadi di internal Partai Golkar. Sejumlah pihak, menyebut polemik itu terjadi karena adanya intervensi pemerintah dalam hal ini Menteri Hukum dan HAM dalam mengesahkan kepengurusan partai beringin.(rpaj/Antara/bh/sya)


 
Berita Terkait Partai Demokrat
 
Mahkamah Agung RI Kabulkan PK Moeldoko Soal DPP Partai Demokrat, Sudah Tergister
 
Pernyataan SBY dan AHY Dipolisikan, Herman Khaeron: Si Pelapor Hanya Cari Panggung
 
Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi
 
Alasan Partai Demokrat Kabupaten Klaten Desak Anggota DPRD HS Mundur
 
Sambut Rakernas PKS, AHY: Temanya Sejalan dengan Semangat Partai Demokrat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]