Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Presiden SBY
SBY Bertolak Kembali Menuju Jakarta
Saturday 01 Jun 2013 15:43:57

Presiden SBY dan Ibu Ani saat melakukan doa lintas agama, usai menerima penghargaan Negarawan Dunia dari AoCF di Hotel The Pierre, New York, AS, Kamis (30/5) malam. (Foto: abror/presidenri.go.id)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Jumat (31/5) sore, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Hj Ani Bambang Yudhoyono beserta delegasi bertolak menuju Jakarta. Pesawat khusus kepresidenan Airbus 330-300 milik Garuda lepas landas dari Bandar Udara Internasional John F. Kennedy, New York, Amerika Serikat, pukul 17.00 waktu setempat. Usai sudah kunjugan kerja Presiden SBY ke Stockholm dan New York selama lima hari.

Agenda utama kunjungan Presiden SBY di New York adalah untuk menghadiri dan memimpin pertemuan terakhir Panel Tingkat Tinggi untuk Agenda Pembangunan Pasca 2015 di Markas Besar PBB, New York. Presiden SBY dipercaya menjadi ketua bersama Panel PBB untuk merumuskan agenda pembangunan mendatang. Tujuan agenda tersebut bukan saja penting bagi dunia, melainkan juga Indonesia.

Pada pertemuan terakhir ini, panel telah berhasil menyelesaikan mandatnya dan Presiden telah menyerahkan laporan kepada Sekjen PBB ban Ki-moon. Laporan akhir itu diberi judul 'Kemitraan Baru Global: Memberantas Kemiskinan dan Transformasi Ekonomi Melalui Pembangunan Berkelanjutan'. Agenda ini intinya adalah bagaimana semua negara berbagi tanggung jawab, berjuang melawan kemiskinan, dan pembangunan berkelanjutan.

Dalam kesempatan kunjungannya ke New York, atas nama masyarakat Indonesia, Presiden SBY menerima penghargaan 2013 World Statesman Award dari Appeal of Conscience Foundation (AoCF) di Garden Foyer, Hotel The Pierre, New York, Amerika Serikat, Kamis (30/5) malam waktu setempat. Presiden SBY memaknai penghargaan ini sebagai sebuah motivasi dan cambuk untuk berbuat lebih baik lagi.

Menyertai kunjungan Presiden SBY antara lain, Memperin MS Hidayat, Wakil Menteri Agama Nasarudin Umar, Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto, anggota DPR RI Agus Abstian dan Muhammad Arwani Thomafi, serta anggota DPD Mervin Sadipun Komber.(osa/har/pdn/bhc/rby)


 
Berita Terkait Presiden SBY
 
• Presiden SBY Serahkan Dokumen 10 Tahun Pemerintahan ke Arsip Nasional
 
• Bertemu 20 Netizen, Ibu Ani: Ini Sore Yang Menyenangkan
 
• Presiden SBY Terima Pimpinan DPR, DPD, dan MPR-RI
 
• Minggu Terakhir, Presiden SBY ‘Beberes’ Kantor
 
• 'Bapak Presiden dan Ibu Ani, Kami Selalu Merindukanmu…'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]