Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Zakat
SBY Ajak Masyarakat Ikuti Proses Pilpres Hingga Pelantikan Presiden Mendatang
Wednesday 23 Jul 2014 12:29:29

Presiden SBY mengawali pembicaraannya ketika menerima Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (23/7).(Foto: Istimewa)
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan rasa gembiranya terhadap proses pemilihan presiden (Pilpres) 2014 yang berlangsung lancar.

Kepada seluruh rakyat Presiden SBY meminta untuk mengikuti proses pilpres hingga pelantikan Presiden RI yang baru pada 22 Oktober 2014 mendatang.

"Seperti kita ikuti bersama pemilihan presiden yang tengah dan telah dilakukan, kita harapkan berlangsung sesuai aturan yang ada," kata Presiden SBY mengawali pembicaraannya ketika menerima Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (23/7).

Presiden mengikuti perkembangan situasi, proses rekapitulasi dan pengumuman hasil Pilpres oleh KPU di kediamannya di Cikeas, Jawa Barat, bersama beberapa menteri.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya sesuai rekapitulasi hasil perhitungan suara nasional, Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui Keputusan Nomor: 536/Kpts/KPU/Tahun 2014 tertanggal 22 Juli 2014 yang ditandatangani oleh Ketuanya Husni Kamil Manik menetapkan pasangan nomor urut 2 (dua) Joko Widodo dan Jusuf Kalla memperoleh suara 70.997.833 suara atau 53,15% dari suara sah nasional dalam Pemilu Presiden (Pilpres) yang dilaksanakan pada 9 Juli lalu.

Atas dasar hasil tersebut, KPU menetapkan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2014 – 2019.

Bayar Zakat

Dalam pertemuan itu, Presiden SBY membayarkan zakat maal dan zakat fitrah pribadi dan keluarga yang terdiri atas 14 jiwa. Total zakat SBY adalah berupa zakat penghasilan sejumlah Rp 20.700. 000 (dua puluh juta tujuh ratus ribu), dan zakat fitrah untuk 14 jiwa sebesaRp Rp. 1.000.000 (satu juta).

Presiden SBY dalam pertemuan dengan Baznas tersebut mengatakan dirinya akan menyampaikan secara langsung kepada presiden terpilih yang akan mulai memerintah pada Oktober mendatang, guna mendukung secara nyata Baznas, yang memiliki peran penting di masyarakat.

Ketua Umum BAZNAS Didin hafidhudin memperkirakan pengumpulan zakat nasional baik dari BAZNAS maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ) seluruh Indonesia pada tahun 2013 mencapai Rp 2,3 triliun atau naik Rp 2 triliun dari tahun 2012. Sedang penerima manfaat melalui program-program penyaluran dana zakat 1,7 juta orang.

"Kami sangat bangga Presiden Yudhoyono sebagai panutan rakyat Indonesia menyalurkan zakatnya melalui badan amil zakat yang resmi sesuai dengan undang-undang. Semoga apa yang dilakukan Presiden Yudhoyono dapat ditiru oleh seluruh rakyat Indonesia," kata Didin.

Presiden SBY berharap setelah nanti tidak menjadi Presiden, segala inisiatif, upaya, ikhtiar, dan kegiatan Baznas yang membawa manfaat bagi umat dan rakyat bisa dilanjutkan dan ditingkatkan.

Katua Baznas datang bersama Direktur Pelaksana Baznas Teten Kustiawan dan Direktur Utama Bank BRI Syariah Muhammad Hadi Santoso. Sementara SBY didampingi oleh Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam, dan Wamenag Nasaruddin Umar.(WID/Setkab/ES/bhc/sya)


 
Berita Terkait Zakat
 
Kapan Zakat Dibayarkan dan Didistribusikan?
 
Jefri Romdonny Apresiasi Langkah Baznas Luncurkan Zakat Digital
 
SBY Ajak Masyarakat Ikuti Proses Pilpres Hingga Pelantikan Presiden Mendatang
 
Sinergisitas Pengelolaan Zakat antara UU Penanganan Fakir Miskin dan UU Tentang Pengelolaan Zakat
 
Penerimaan Zakat Terus Meningkat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]