Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Suriah
Rusia Umumkan Sanksi Ekonomi terhadap Turki
Sunday 29 Nov 2015 11:24:57

Ketegangan antara Turki dan Rusia terjadi akibat ditembaknya pesawat Rusia oleh Turki.(Foto: Istimewa)
RUSIA, Berita HUKUM - Rusia telah mengumumkan sanksi ekonomi terhadap Turki akibat ditembaknya pesawat jet Rusia di perbatasan Turki-Suriah pada hari Selasa (24/11).

Dalam sebuah surat keputusan yang ditandatangani Presiden Rusia Vladimir Putin sanksi tersebut mencakup impor barang dari Turki, pembatasan ruang lingkup perusahaan Turki di Rusia dan warga negara Turki yang bekerja untuk perusahaan Rusia.

Peraturan tersebut juga menyerukan dihentikannya carter pesawat antara negara.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebelumnya menolak meminta maaf kepada Rusia atas penembakan pesawat yang membuat hubungan kedua negara tegang.

Pada hari Jumat (28/11) Erdogan menuduh Moskow “bermain dengan api” mengenai keberadaan mereka di Suriah.

Namun pada Sabtu Erdogan mengatakan dia "sedih" atas jatuhnya pesawat jet Rusia tersebut.

Turki dan Rusia memiliki hubungan dagang yang penting. Rusia adalah mitra dagang kedua terbesar Turki dengan lebih dari tiga juta turis Rusia yang mengunjungi Turki tahun lalu.

Juru bicara Putih, Dmitry Peskov hari Sabtu mengatakan ada hampir sekitar 90.000 warga negara Turki yang bekerja di Rusia.

Jika anggota keluarga mereka dihitung, maka angka tersebut akan meningkat menjadi 200.000, kata Peskov.

Peraturan yang ditandatangani Putin juga membatasi operator wisata dari penjualan paket tur ke Turki, sedangkan menteri luar negeri Turki memperingatkan warganya mengenai perjalanan ke Rusia yang kurang penting “hingga situasi menjadi lebih jelas”.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Suriah
 
Presiden Assad dapat Suaka di Rusia, Pemberontak HTS Kuasai Damaskus
 
Konflik Suriah: Turki dan Rusia Sepakat Umumkan Gencatan Senjata 'Bersejarah'
 
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Bersumpah Melanjutkan Operasi Militer di Suriah Utara
 
Serangan Turki di Suriah, Jumlah Korban Meninggal dan Pengungsi Melonjak
 
Erdogan: Pasukan Turki Lancarkan Serangan di Suriah untuk Dirikan 'Zona Aman'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]