Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Hambalang
Ruhut Kaget Dengar Ada Pembagian BB Saat Kongres PD di Bandung
Thursday 14 Nov 2013 14:13:55

Politisi senior Partai Demokrat Ruhut Sitompul.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - "Nah, itu kemarin sahabat saya Sutan Bhatoegana dipanggil, dia bilang memang dapat BB (Blackberry). Aku nggak tahu. Aku juga kaget waktu Pak Sutan bilang dia dapat BB. Wah keren banget," ujar Ruhut menjawab pertanyaan para awak media sebelum menjalani pemeriksaan di kantor KPK Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (14/11). Sekadar diketahui, saat itu harga BB masih cukup mahal.

Menurut Politisi senior Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul, dia tidak tahu menahu soal pembagian ponsel BlackBerry pada saat Kongres Partai Demokrat di Bandung pada tahun 2010 lalu. Bahkan ketika Kongres berlangsung dia tidak menginap di Hotel Aston - Bandung, dimana banyak para peserta kongres lain menginap di hotel tersebut.

"Aku nginap di Hotel Panghegar Bandung, bersama istri dan anak aku, aku bayar sendiri," ucap Ruhut, dengan lantang.

Ruhut Sitompul mendapat panggilan oleh KPK sebagai Saksi, untuk Tersangka Anas Urbaningrum terkait kasus proyek P3SON Hambalang pada hari ini, Kamis (14/11).

Sebelum Ruhut Sitompul menjalani pemeriksaan pada pukul 09.00 Wib, ia sempat memberi keterangan kepada awak-awak media.

"Aku memenangkan Anas karena diajak teman-teman," pungkas Ruhut.(bhc/ink)


 
Berita Terkait Kasus Hambalang
 
Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis
 
Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
 
Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
 
KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
 
Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]