Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
PDIP
Rieke dan Teten Ahirnya Pilihan PDIP Maju Pilgub Jabar


Rieke Diah Pitaloka, Maruarar Sirait dan Teten Masduki sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jaw
JAKARTA, Berita HUKUM - PDIP resmi mengusung pasangan Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Pertanyaan mengenai siapa calon yang akan diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam Pilgub Jawa Barat terjawab sudah, dalam rapat yang digelar di Kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta, Kamis (8/11).

"Dari hasil rapat, menetapkan Rieke Diah Pitaloka sebagai Calon Gubernur dan Teten Masduki sebagai Calon Wakil Gubernur yang diusung oleh PDI Perjuangan, yang diusung secara mandiri oleh PDIP, karena suara kita mencukupi," ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo dalam konferensi pers di Kantor DPP PDI Perjuangan, Kamis (8/11).

Menurut Tjahjo, Pilkada Jawa Barat ditempatkan sebagai bagian dari gerakan perubahan suara diam rakyat yang merindukan pemimpin yang merakyat, jujur, bersikap apa adanya.

"Pemimpin yang menjadikan kekuasaan bukan sebagai status kepemimpinan namun sebagai alat perjuangan pembebasan rakyat miskin yang selama ini terpinggirkan," imbuhnya.

Tjahjo juga menyebutkan pihaknya percaya bahwa Pilkada ini merupakan pijakan awal untuk meletakan dasar Indonesia yang berdaulat dibidang politik dan ekonomi.

"Dasar bagi Indonesia yang berkepribadian dalam kebudayaan sebagaimana diserukan oleh Bung Karno," tandas Tjahjo.

Dengan pernyataan ini, PDI Perjuangan resmi mengusung pasangan Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat.(tbn/bhc/sya)


 
Berita Terkait PDIP
 
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
 
PDIP: Pangkalan militer asing bertentangan dengan kehendak sejarah pembentukan RI
 
Deddy Sitorus PDIP Mengajak Mengundurkan Diri secara Massal, Waduh
 
Pengamat: Megawati Tak Gentar, Anggap Kasus Hasto Kristiyanto Cuma Angin Sepoi-sepoi, Bukan Badai
 
Ada yang Ingin Dongkel Megawati dari Kursi Ketua Umum saat Kongres 2025, PDIP: Sudah Ada Tanda-tanda
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]