Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Jakarta
Ribuan Warga Jakarta Ikuti Jalan Sehat Pemilu
Monday 08 Apr 2013 10:15:30

Warga Jakarta saat mengikuti Jalan Sehat Pemilu, Minggu (7/4).(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik, Minggu (7/4) sekitar pukul 06:30 WIB melepas secara resmi peserta jalan sehat di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Kegiatan yang bertujuan menyosialisasikan pemilihan umum (pemilu) 2014 ini diikuti sekitar 5 ribu orang. Peserta start dari Monas menuju jalan MH Thamrin dan kembali ke Monas.

Acara ini turut dihadiri Ketua DPD RI Irman Gusman dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarif Hasan. Masyarakat Jakarta yang sedang berolahraga di sekitar Monas juga ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kegiatan jalan sehat menuju pemilu jujur dan adil ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia. Setiap provinsi mengerahkan massa sekitar 300 orang dan kabupaten/kota 150 orang. Untuk jalan sehat yang digelar KPU diikuti sekitar 5 ribu orang.

Husni berharap masyarakat di seluruh Indonesia turut berpartisipasi dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas, bersih, jujur dan adil. Menurutnya pemilu adalah milik seluruh masyarakat. KPU kata Husni hanya lembaga yang diberi mandat oleh undang-undang untuk melayani dan memfasilitasi rakyat dalam menunaikan hak politiknya. “Mari kita semua menyukseskan pemilu 2014 dengan cara berpartisipasi pada semua tahapan penyelenggaraan pemilu. KPU tidak dapat bekerja sendiri tetapi butuh dukungan semua pihak. Partisipasi masyarakat harus terus meningkat dari waktu ke waktu. Masa depan demokrasi ada di tangan kita semua. Kita hadirkan demokrasi yang sehat dan produktif melalui pemilu yang jujur dan adil,” ujarnya.

Husni menegaskan pemilu merupakan sarana kedaulatan rakyat untuk memilih para pemimpinnya baik yang akan duduk di legislatif maupun eksekutif. Rakyat kata Husni menjadi penentu nasib bangsa ini lima tahun ke depan. “Karena itu saya minta, kita semua masyarakat Indonesia jangan pernah menyia-nyiakan hak yang sudah diberikan undang-undang. Mari kita gunakan hak kita dengan baik sebagai bentuk tanggung jawab kita dalam memajukan bangsa ini,” katanya.

Pemilu yang jujur dan adil, kata Husni sudah menjadi komitmen semua jajaran penyelenggara pemilu. KPU berharap komitmen yang sama datang pula dari peserta pemilu baik partai politik maupun perseorangan. “Jika semua komponen bangsa ini berpikir dan bekerja sama untuk melaksanakan pemilu yang jujur dan adil maka apapun tantangannya akan dapat di atasi dengan baik,” ujarnya.(kpu/bhc/opn)


 
Berita Terkait Jakarta
 
Omzet Toko Daging Dharma Jaya di Kembangan Capai Ratusan Juta
 
Presiden dan Wakil Presiden RI Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Anies Baswedan
 
Gelar Acara 'Jakarta Menyapa', Gubernur Anies Apresiasi Peran Kader PKK Menjaga Kesejahteraan Keluarga
 
Survei CSIS Bertolak Belakang dengan Data BPS, Tingkat Kesempatan Kerja di DKI Jakarta Meningkat
 
KPw BI DKI Jakarta Sebut Transaksi Digital QRIS di Jakarta Luar Biasa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]