Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
UU Ormas
Ribuan Buruh Aksi Tolak RUU Ormas di DPR
Tuesday 02 Jul 2013 15:41:05

Ribuan Buruh dari FSPMI dan KSPI Melakukan Aksi Demo di Depan Gedung DPR Guna Menolak RUU Ormas.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Aksi ribuan serikat buruh di depan Gedung DPR, Selasa (2/7),
terkait disahkannya RUU Ormas dalam rapat paripurna yang sedang berlangsung di Gedung DPR RI.

Aksi buruh terus berlanjut walau hujan deras mengguyur mereka, buruh terus berjoget ria di tengah guyuran hujan,

Para buruh menganggap di syahkanya RUU ini oleh DPR karena RUU ini sangat membahayakan kebebasan berserikat untuk buruh dan mengebiri hak mogok serikat pekerja dikarenakan dalam definisi ormas dalam RUU ini menyiratkan serikat pekerja sebagai ormas, akibatnya, pembentukan serikat pekerja harus izin Pemda ini berarti bertentangan dengang UU no 21/2000, dimungkinkan serikat pekerja dibubarkan pemerintah ketika gunakan hak mogok yang tidak disukai pemerintah.

Said Iqbal menyatakan bahwa ternyata hari ini DPR telah mengesahkan RUU Ormas maka MPBI akan melakukan uji materi ke MK dan aksi lanjutan terus menerus menolak penerapan UU ormas termasuk aksi mogok nasional.

Presiden KSPI Said Iqbal menghimbau, "agar dalam waktu pemilu nanti 2014 jangan pilih caleg yang Pro UU ormas, dan kami sedang dipertimbangkan dengan kuat untuk melakukan "sweeping" kepabrik, dan pelabuhan dan lain-lain, dalam waktu yang belum ditentukan karena asosiasi pengusaha adalah pendukung UU ini," ujar Said.

Aksi buruh di depan Gedung DPR ini akhirnya membubarkan diri, setelah hujan reda mereka juga langsung masuk dan menaiki mobil bus yang telah mereka siapkan untuk, membawa mereka, buruh mengancam akan melakukan aksi tutup jalan tol.(bhc/put)


 
Berita Terkait UU Ormas
 
• LSM Ikut Gugat Kebebasan Berserikat dalam UU Ormas
 
• Baru Sebulan Disahkan, UU Ormas Digugat PP Muhammadiyah
 
• UU Ormas di Sahkan, Kontras Akan Judicial Review ke MK
 
• Ribuan Buruh Aksi Tolak RUU Ormas di DPR
 
• KKB Menolak RUU Ormas, Adnan: Adakan Pembangkangan Nasional
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]