Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pencurian
Resmob PMJ Menangkap Pelaku Pencurian Dolar di Brangkas Mantan Teman Kantornya
2019-06-19 14:59:01

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Rabu (19/6).(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Resmob Polda Metro Jaya (PMJ) menangkap tersangka NP (32) pelaku pencurian dolar Amerika dan dolar Singapura, pecahan USD 100 sebanyak 12 lembar dan pecahan SGD 1000 sebanyak 9 lembar. Tersangka NP ditangkap di depan Gedung Mayapada Tower 1, Jakarta Selatan, pada hari Jumat 14 Juni 2019.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan bahwa pelaku NP merupakan mantan karyawan LSM FPCI (Forigen Policy Of Indonesia), Gedung Mayapada, Jakarta Selatan milik korban Dino Patti Djalal.

"Tersangka awalnya bertemu dengan teman-teman mantan kerja dan sempat ngobrol. Setelah tersangka masuk ke dalam salah satu ruangan kerja yang kosong, tersangka melihat 2 kunci brankas lalu mengambilnya," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (19/6).

Tersangka membuka brankas korban dengan kunci yang ditemukan di meja karyawan. Kemudian tersangka mengambil uang yang ada di berangkas dan pergi meninggalkan tempat kerja korban.

"Setelah brankas terbuka, tersangka melihat ada beberapa uang Dollar Amerika (USD), Dollar Singapura (SGD) dan Uang Rupiah. Kemudian diambil tersangka uang tersebut," tambah Argo.

Selanjutnya brankas tersebut tersangka tutup kembali, dan menaruh kembali kuncinya agar tidak timbul kecurigaan dari teman-teman mantan rekan kerja tersangka.

"Dari keterangan tersangka melakukan aksi pencurian untuk modal kawin," tutur Argo.

Tersangka dikenakan Pasal 362 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun.(bh/as)


 
Berita Terkait Pencurian
 
• Polda Kaltim Menangkap 4 Pelaku Pencurian Monitor Alat Berat di Lokasi Proyek IKN
 
• Tidak Terbukti Dalam Dakwaan Jaksa, Majelis Hakim PN Samarinda Vonis Bebas Terdakwa Rizki Rinaldi
 
• Kasus Jagal Kucing di Medan, Tersangka dan Barang Bukti Diserahkan ke Kejaksaan
 
• 7 Pelaku Spesialis Pencurian Sepeda Dibekuk Jatanras Polda Metro Jaya
 
• Begini Modus Pelaku Gasak Handphone Pegawai Jasa Pengiriman
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]