Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Resesi Ekonomi
Resesi Ekonomi Bayangi Indonesia, Pemerintah Perlu Perbaiki Kinerja
2020-07-23 08:28:48

Ilustrasi.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sejumlah ekonom memprediksi Indonesia berada di gerbang resesi ekonomi. Pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang telah dua kali membeberkan proyeksi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dalam kuartal berjalan dan beberapa kuartal ke depan, menegaskan bahwa proyeksi pertumbuhan PDB suram.

Legislator Fraksi PKS Anis Byarwati menyampaikan pandangannya terkait hal ini. Menurutnya, sebenarnya bukan hanya Indonesia yang diprediksi akan mengalami resesi. Kondisi ekonomi secara global, diprediksi akan mengalami resesi. "Dunia diprediksi akan mengalami resesi," ungkapnya dalam rilis persnya, Selasa (21/7).

Anis memaparkan prediksi pertumbuhan ekonomi negara-negara di dunia di mana tahun ini Singapura diprediksi minus 6,8 persen, Malaysia minus 8 persen, Amerika minus 9,7 persen, Inggris minus 15,4 persen, Jerman 11,2 persen, Prancis minus 17,2 persen, Jepang minus 8,3 persen. Bahkan IMF pun memprediksi output ekonomi dunia tahun ini akan menyusut hampir 5 persen, atau hampir 2 persen lebih buruk dari perkiraan yang dirilis pada bulan April.

Lebih lanjut, Anggota Komisi XI DPR RI ini berpendapat bahwa pemerintah perlu lebih fokus dalam penanganan dampak Covid-19. Menurutnya, aspek kesehatan rakyat tidak bisa dianggap remeh. "Hampir semua kalangan mengeluhkan soal lambatnya penanganan Covid-19 ini. Bahkan Presiden Jokowi sendiri juga mengeluhkan soal ini," kata Anis.

Tidak hanya itu, Anis juga menyoroti serapan dana penanganan Covid-19 yang ternyata masih sangat rendah. "Ini menjadi catatan buruk bagi pemerintah," ujarnya. Karena itu Anis meminta pemerintah memperbaiki kinerjanya agar penanganan dampak Covid-19 khususnya di bidang ekonomi bisa berjalan lebih baik.

Dampak resesi yang akan dirasakan masyarakat nantinya adalah semakin sulitnya lapangan pekerjaan. Aktivitas ekonomi yang belum kembali normal menjadikan banyak masyarakat kehilangan pekerjaan. "Kemudian diikuti dengan jatuhnya daya beli masyarakat karena berkurangnya pendapatan mereka. Maka, masyarakat menengah ke bawahlah yang kemungkinan akan benar-benar merasakan dampak resesi ini," tutup Anis.(alw/es/DPR/bh/sya)



 
Berita Terkait Resesi Ekonomi
 
• Kamrussamad Ingatkan Menkeu Jangan Anggap Remeh Resesi Ekonomi
 
• Ekonomi Masih Resesi, Pemerintah Jangan Ambisius Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen
 
• Resesi, Petaka Yang Jadi Kenyataan
 
• Indonesia Resmi Resesi, Pemulihan Ekonomi Harus Dipercepat
 
• Menkeu Umumkan Resesi, Pemerintah Harus Fokus Bantu Rakyat dan Dunia Usaha
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]