Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
HIV / AIDS
Republik Kongo Berhasil Barantas Penularan HIV AIDS dari Ibu ke Anak
Thursday 11 Oct 2012 23:47:16

Ibu dari anak orang Kongo (Foto: Ist)
KONGO, Berita HUKUM - Direktur Eksekutif Program PBB mengenai HIV/AIDS (UNAIDS), Michel Sidibe, pada hari Rabu lalu (9/10), memuji upaya pemerintah Republik Kongo dalam memerangi HIV/AIDS secara umum, terutama dalam pengurangan penularan dari ibu ke anak yang banyak merengut korban di benua Africa.

"Republik Kongo adalah salah satu negara Afrika yang telah menunjukkan bahwa kita dapat mengendalikan infeksi ini dan kita secara signifikan dapat mengurangi jumlah infeksi baru. Hal ini menjadi salah satu negara yang telah berhasil mengurangi tingkat infeksi virus HIV dan AIDS baru sebesar 22 persen dan kami percaya bahwa pada tahun 2015, mendatang kita hanya akan memiliki antara 2 sampai 3 persen penderita infeksi maksimum, suatu perkembangan yang sangat besar," katanya, seperti dikutip kantor berita Xinhua, setelah pertemuan dengan Menteri Kesehatan Kongo Francois Ibov.

"Dalam hal ini, kita ingin melihat Republik Kongo menjadi negara pertama yang mengumumkan bahwa tidak ada anak yang lahir dengan AIDS. Saat ini, hanya 5 anak yang lahir setiap hari dengan AIDS. Tapi saya percaya bahwa Kongo mampu memastikan kedepan agar generasi yang bebas dari AIDS dan kami akan mendukung upaya pemerintah Kongo dalam hal ini, "ujar Sidibe.

Dia mengatakan bahwa, "pihaknya akan bekerja dengan Yayasan Ibu Negara Kongo Antoinette Sassou Nguesso yang konset bergerak dalam upaya kampanye memerangi AIDS di negara itu," tambahnya.

Dia juga mendesak pemerintah untuk menjamin koordinasi yang baik dalam pengelolaan stok obat untuk memastikan bahwa distribusi yang sama bisa terus tanpa gangguan.

Sidibe yang melakukan kunjungan ke Republik Kongo, diperkirakan akan bertemu dengan negara Presiden Denis Sassou Nguesso dan organisasi serta lembaga kemasyarakat sipil, pada hari ini Kamis, (10/10).

Data statistik resmi yang dirilis tahun lalu menunjukkan bahwa di Republik Kongo, sebanyak 83.000 orang menderita HIV/AIDS dan 44 persen dari mereka memperoleh manfaat dari pengobatan anti-retroviral (ARV). Sebanyak 7.900 kasus baru HIV dilaporkan setiap tahun dan pada tahun 2011, 4.600 orang meninggal akibat menderita AIDS.(bhc/xha/put)


 
Berita Terkait HIV / AIDS
 
Menginfeksi 30 Perempuan, WN Italia Positif HIV Divonis Penjara 24 Tahun
 
Cegah Penularan HIV/Aids, Perkuat Pendidikan Agama
 
KNPI DKI Jakarta Gelar Aksi Simpatik Memperingati Hari AIDS Sedunia
 
Kasihan, Bayi Pengidap HIV AIDS Ditelantarkan Orang Tuanya
 
Pengidap HIV/Aids di Gorontalo Bertambah 38 Penderita
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]