Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Daging
Rencana Impor Sapi Lukai Para Peternak
Thursday 27 Nov 2014 23:46:01

Ketua Komisi VI DPR RI Achmad Hafisz Tohir (F-PAN).(Foto: iwan armanias/parle/iw)
JAKARTA, Berita HUKUM - Rencana Presiden Joko Widodo mengimpor 264 ribu ekor sapi dari Australia pada tahun ini telah melukai hati para peternak sapi di Tanah Air. Padahal, saat kampanye dulu, di Pasar Cipanas Cianjur, Jokowi berjanji akan menghentikan impor daging sapi.

Demikian dikemukakan Ketua Komisi VI DPR RI Achmad Hafisz Tohir (F-PAN) di DPR, Kamis (27/11). Hafisz mengungkapkan, Presiden Jokowi dalu sempat menyatakan, Indonesia harus punya keberanian menghentikan impor daging sapi, karena peternak lokal mampu swasembada untuk memperkuat produksi di dalam negeri. Bahkan, Jokowi juga sempat mengatakan, Indonesai harus berubah dari konsumen sapi menjadi produsen sapi.

Pemerintah, nilai Hafisz, mengingkari janji kampanyenya. “Jokowi bagaikan menelan ludah sendiri. Jumlah impor kali ini melonjak sangat tajam dari target awal 136 ribu ekor menjadi 264 ribu ekor sapi. Celakanya lagi, sapi tersebut diimpor dari negara bagian Queesland, Australia yang kemarin menjadi tuan rumah G20, tempat Jokowi hadir sebagai Presiden RI,” papar Hafisz.

Ditambahkan Hafisz, inkonsistensi selalu ditunjukkan Presiden Jokowi. “Baru sekali ketemu di forum dunia kita sudah kalah lobi. Presiden lupa bahwa ada hal yang lebih mendasar yang harus diperjuangkan, yaitu menjadikan peternak sapi menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Bila kebijakan ini diteruskan, bagaimana peternakan sapi kita bisa exist?”(mh/dpr/bhc/sya)


 
Berita Terkait Daging
 
• Pemerintah Lalai Kendalikan Harga Daging
 
• Lusa Sudah Lebaran, Harga Daging Tembus Rp150 Ribu/Kg, Rakyat Tagih Janji Jokowi
 
• DPR Soroti Kartel Daging Sapi
 
• Kebijakan Pemerintah Terkait Harga Daging Sapi Matikan Peternak
 
• Rencana Impor Sapi Lukai Para Peternak
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]