Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Gerindra
Rektor UGM: Prof. Suhardi Sosok Yang Bersahaja dan Merakyat
Saturday 30 Aug 2014 15:22:28

Ilustrasi. Tampak suasana di rumah duka (Alm.) Prof. Dr. Ir Suhardi M.Sc,. di Komplek Jatipadang Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (29/8) malam.(Foto: BH/mnd)
YOGYAKARTA, Berita HUKUM - Rektor Universitas Gajah Mada (UGM) Prof. Dr. Pratikno menyebut sosok Ketum Partai Gerindra Prof. Suhardi sebagai pribadi yang sederhana dan bersahajah. Hal tersebut diungkapkannya di Balairung UGM, Yogyakarta, Jumat, (29/8).

Seperti diketahui pria yang akrab disapa Prof telo itu meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan secara intensif di Rumah sakit Pusat Pertamina (RSSP), Jakarta, karena menderita kanker paru stadium IV.

"Beliau itu sosok yang sederhana, contohnya saja jika ia berangkat ke kampus tidak pernah menggunakan mobil atau yang lain, ia lebih menggunakan sepeda ontel," ungkapnya.

Tidak hanya itu, dirinya menambahkan bahwa semasa hidupnya Prof. Suhardi sangat peduli dengan kondisi pangan di Indonesia, hal tersebut dibuktikan dengan tidak mengkonsumsi gandum hampir 25 tahun. Prof. Suhardi lebih memilih mengkonsumsi Ketela yang merupakan bahan makanan asli Indonesia.

"Beliau bersumpah tidak akan mengkonsumsi gandum, ini merupakan tahun ke-25 ia tidak mengkonsumsi gandum. Prof. Suhardi lebih suka makan telo, katanya lebih enak," tambahnya.

Yang lebih mengejutkan menurutnya adalah, pria kelahiran Klaten tersebut sudah banyak melahirkan penemuan dibidang pangan dan kehutanan namun tidak mau mamatenkannya.

"Prof. Suhardi banyak penemuannya tapi tidak mau dipatenkan, beliau mempunyai alasan khusus kenapa hal itu tidak dilakukan. Soalnya dana untuk melakukan penelitian sepenuhnya dari negara yang harus kembali kepada rakyat," katanya.

Sekedar informasi, sebagai rasa cinta beliau yang sangat besar kepada negeri ini diwujudkan dengan berjuang di bidang politik. Pada tahun 2008 beliau turut mendirikan Partai Gerindra sebagai Ketua Umum untuk mewujudkan cita-cita Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang sejahtera, dan Indonesia yang menjadi Macan Asia. Pada pemilu 2014, Beliau berhasil memimpin Partai Gerindra menjadi partai politik yang disegani dengan keberhasilan menduduki posisi tiga besar.(pgr/mega/bhc/sya)


 
Berita Terkait Partai Gerindra
 
Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur
 
Sindir RY, Gerindra Ingatkan Bahaya DNA Koruptor di Bogor
 
Sandiaga Uno Kembali ke Gerindra dan Tak Incar Posisi
 
Menang Gugatan Pengadilan, Mulan Jameela dkk Siap Menatap Senayan
 
Gerindra: Demi Indonesia, Prabowo Rela Dikecam karena Bertemu Jokowi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]