Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Raka Ditangkap Membawa Narkoba, Rano Memposisikan Diri Sebagai Ayah.
Sunday 11 Mar 2012 00:38:41

Rano Menujuk Photo Saat mengejuk Raka. (Foto: BeritaHUKUM.com/riz)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Pihak Kepolisian Bandara Soekarno Hatta menangkap anak Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Rano Karno karena kedapatan memesan 5 butir ekstasi dari Malaysia via online.

Hal demikianlah yang disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto. "Narkotika jenis ekstasi sebanyak 5 butir. Pelaku atas nama Raka Widyarma dan Karina Andetia sekarang ditahan di Polres Bandara," ujarnya saat dihubungi wartawan, Sabtu (10/3).

Menurut Rikwanto, Raka merupakan anak angkat Rano yang ditangkap saat menerima paket berisi 5 butir ekstasi oleh Kepolisian Bandara saat berada di rumah temanya di Bintaro, Jakarta Selatan, Selasa (6/3) pukul 15.00 WIB.

Rikwanto menambahkan, ekstasi tersebut dipesan Raka dari Malaysia via online. "Sekarang pihak Polisi Bandara Soekarno Hatta sudah mengamankan barang bukti dan tersangka," jelasnya.

Hal senada juga disampaikan ayah angkat Raka, Rano Karno yang menurutnya hal ini bisa saja terjadi kepada siapapun. “Tidak peduli itu orang biasa, Artis, Pejabat bahkan sekelas Menteri pun bisa megalami hal yang sama dengan saya,” ujarnya saat jumpa press di kediamananya, Cinere, Jakarta.

Rano sendiri mengakui dirinya sempat terpukul dengan musibah yang menimpa dirinya juga anaknya. Tetapi dirinya akan tetap mendukung Raka sebagai penerusnya nanti. “Saya tidak akan pernah takut untuk membantu dia dan Raka ini ayah mu nak akan tetap berada disamping mu,” pesannya kepada anaknya.

Saat ditanya BeritaHUKUM.com mengenai perihal pergaulan anak angkatnya, Rano menjawab dirinya tidak mengetahui secara pasti. “Raka anak yang tertutup, jarang bergaul dan suka sekali menyendiri,” imbuhnya.

Rano akan mengikuti proses hukum yang ada. Tetapi dirinya berharap agar Raka di Rehabilitasi. “Saya bertindak sebagai seorang ayah dan bukan sebagai pemilik wilayah. Tetapi saya berharap agar dia (Raka.red) diberikan kesempatan untuk Rehabilitasi, Karena saya yakin dia bisa berubah,” jelasnya. (Bhc/bis)




 
Berita Terkait Narkoba
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
 
Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
 
BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
 
2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
 
Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]