Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Duka Cita
Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdulaziz Wafat, Innalillahi..
Friday 23 Jan 2015 16:00:34

Raja Abdullah naik takhta pada tahun 2005.(Foto: Istimewa)
ARAB SAUDI, Berita HUKUM - Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdulaziz telah meninggal di rumah sakit, ungkap pejabat kerajaan.
Sebuah pernyataan yang dibuat Jumat (23/1) pagi menjelaskan saudara Abdullah, pangeran Salman akan menggantikannya sebagai raja.

"Yang Mulia Salman bin Abdulaziz Al Saud dan semua anggota keluarga dan bangsa meratapi kematian Raja Abdullah bin Abdulaziz, yang meninggal tepat pada 1:00 pagi ini," kata pernyataan itu.

Sebelum pengumuman, televisi Arab Saudi menyiarkan ayat-ayat Al-Quran yang sering menandakan kematian seorang pejabat kerajaan senior.

Beliau wafat pada pukul pukul 01.00 (waktu setempat atau pukul 05.00 WIB) dan dimakamkan pada hari ini," kata pernyataan kerajaan Arab Saudi, seperti dikutip AFP, Jumat pagi.

Raja Abdullah, wafat pada usia 90 tahun, telah dirawat di rumah sakit selama beberapa minggu, karena menderita infeksi paru-paru.

Abdullah naik takhta pada tahun 2005 tetapi sering sakit dalam beberapa tahun terakhir. Abdullah, yang lahir pada 1923, telah memerintah Arab Saudi sebagai raja sejak tahun 2006. Tetapi, ia mengendalikan negara secara de facto selama satu dekade, setelah pendahulunya Raja Fahd menderita stroke.

Kini, Raja Salman yang berusia 79 tahun, dianggap sebagai putra mahkota, dan menteri pertahanan sejak 2012. Dia adalah gubernur provinsi Riyadh selama lima dekade sebelum itu.

Saudara tiri Abdullah, Muqrin, dinobatkan sebagai putra mahkota baru menggantikan Salman, kata pernyataan resmi.
Ketiganya adalah putra pendiri Arab Saudi modern, Abdulaziz, yang juga dikenal sebagai Ibn Saud dan meninggal pada tahun 1953.

Sementara, Presiden Barack Obama, pada Kamis petang waktu setempat, langsung mengirimkan ucapan duka atas meninggalnya Raja Abdullah. Dia menyebut Raja Arab Saudi ini sebagai pemimpin yang berani mengambil langkah untuk mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.

Obama menyebut pula Abdullah sebagai teman yang berharga. "Sebagai seorang pemimpin, dia jujur dan punya keberanian," ujar dia dalam pernyataan tertulis.(BBC/dbs/bhc/sya)


 
Berita Terkait Duka Cita
 
Muhammadiyah Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Kiai Muhammad Jazir
 
Haedar: Terima Kasih Kepada Semua Pihak yang Mencintai Buya Syafii Maarif dengan Segala Dukungan
 
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Berduka, AKP Rumani Purba Meninggal Dunia
 
Salim Segaf Berduka atas Wafatnya Habib Saggaf Ketua Utama Perguruan Al-Khairaat
 
Jaksa Penuntut pada Kasus HRS Dipanggil Allah SWT Hari Ini
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]