Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
PKB
Raihan Positif Menjadikan PKB Penentu Koalisi di Pilpres
Thursday 10 Apr 2014 10:00:54

Ilustrasi. Suasana pencoblosan Pemilu Legislatif di TPS 08 Kebon Kacang Jakarta, Rabu (9/4).(Foto: BH/put)
JAKARTA Berita HUKUM - Mencermati hasil perolehan suara sementara secara nasional pemilu legislatif versi quick count, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bakal menjadi penentu koalisi di Pilpres. Posisi empat besar dengan raihan suara nyaris menyentuh angka 10 persen menjadi penyebabnya.

"PKB masuk 4 besar, yang berarti mengalami kenaikan 200 persen dibanding pemilu sebelumnya. PKB optimistis menjadi penentu di koalisi Pilpres yang akan datang," ujar Ketua Fraksi PKB DPR RI, Marwan Jafar, Rabu (9/4).

Hasil positif ini, lanjut Marwan, tidak lepas dari adanya beberapa faktor pendukung. Pertama, kerja keras segenap pengurus partai, baik pusat sampai di tingkat ranting, dukungan para kader, dan simpatisan partai, serta kerja-kerja konkret partai yang dirasakan langsung oleh rakyat.

"Kita sangat berterima kasih, sekaligus mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak atas kerja keras dan dukungan mereka kepada PKB," ucapnya.

Faktor Kedua, lanjut Marwan, kepemimpinan Muhaimin Iskandar yang piawai melakukan komunikasi dan merangkul tokoh-tokoh nasional serta pihak lain yang dapat menggairahkan dalam berpartai di PKB.

Ketiga, adanya dukungan dan kerjasama yang intensif dan efektif dengan NU, Muslimat, Fatayat, dan badan otonom lainnya."Kita patut bersyukur atas prestasi ini untuk lebih giat lagi mengembangkan partai di waktu mendatang,"katanya.(pkb/bhc/sya)


 
Berita Terkait PKB
 
PKB: Semua Melemah, Sumber Nafkah Sulit Dan Kebijakan Terkesan Colong-colongan
 
PKB Umumkan Struktur Pengurus Baru Partai Periode 2019-2024
 
DPW PKB DKI Jakarta Dukung Cak Imin Kembali Menjadi Ketum PKB Periode 2019-2024
 
Cak Imin Sambangi Ma'ruf Amin, Bahas Soal Kabinet Kerja Jilid II Hingga Milad PKB
 
PKB Berharap Efek Ekor Jas dari Pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]