Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Rahmijati Jahja: Ketahanan Keluarga Hal Penting Mengatasi Masalah Narkoba
2019-11-25 13:11:41

Rahmijati Jahja, S.Pd Saat Foto & Bernyanyi Bersama Anak-Anak Yang Orang Tuanya Ikut Sosialisasi (Foto: BH /ra)
GORONTALO, Berita HUKUM - Dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, Rahmijati Jahja, S.Pd selaku Anggota DPD/MPR RI dapil Provinsi Gorontalo mengadakan pertemuan dengan masyarakat Kabupaten Gorontalo dan menggunakan Kantor Camat Telaga Biru sebagai tempat acara, Sabtu (23/11).

Yang hadir sebagai Narasumber antara lain Camat Telaga Biru, Mantan Bupati 2 periode Kabupaten Gorontalo David Bobihoe, Kapolsek Telaga Biru dan unsur Pemerintah Kecamatan Telaga Biru yang di wakili Sekretaris Kecamatan Muchtar Potutu serta ratusan warga Telaga Biru dan sekitarnya.

Rahmijati mengatakan bahwa sosialisasi empat pilar ini adalah tugas MPR, dan semua anggota sebanyak 136 anggota mendapatkan tugas yang sama di seluruh wilayah Indonesia.

Seusai acara, Rahmijati Jahja saat diwawancarai mengenai tingginya penyalahgunaan narkoba di Provinsi Gorontalo mengatakan sangat miris melihat masalah ini, belum lagi adanya narkoba jenis baru yaitu Lem Fox atau Eha Bond yang semua pemakainya adalah anak di bawah umur termasuk pelajar SD dan SMP.

"Dari mana sebenarnya hulu dan hilir narkoba itu, apalagi narkoba sudah merambah dunia pendidikan, jadi yang penting itu ketahanan keluarga yang harus kita pahami," ungkap Rahmi.

Pemakaian Zat Adiktif atau Napza atau Narkoba dampaknya sangat negatif, baik secara sosial maupun ekonomi, yang bisa merusak kesehatan baik mental maupun fisik.
Ada zat adiktif yang bisa diterima oleh masyarakat, misalnya rokok dan alkohol, sedangkan yang tidak diterima itu adalah Narkoba dan sejenisnya.

Oleh karena itu, deteksi semenjak dini menjadi sangat penting untuk dilakukan di tatanan sekolah juga di luar sekolah atau di rumah, misalnya dengan kegiatan pendidikan sebaya (peer education), keterampilan sosial (social skill). Penguatan komite sekolah (yang melibatkan pihak guru dan orang tua pelajar), dengan berkegiatan seperti memberikan pelatihan kepada orang tua untuk terampil sebagai orang tua
(parenting skill), sehingga pemantauan atau monitoring pencapaian akademis maupun kegiatan remaja dapat dilakukan oleh kedua pihak.

"Ketahanan keluarga itu yang sangat penting kita pahami, karena keluarga adalah madrasah yang pertama bagi anak untuk belajar sebelum dia melihat dunia luar," tutup mantan First Lady 2 periode ini.(bh/ra)


 
Berita Terkait Narkoba
 
Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
 
BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
 
2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
 
Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
5 Oknum Anggota Polri Ditangkap di Depok, Diduga Konsumsi Sabu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]