Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Import Daging
Rabu, Ahmad Zaky Dijadwalkan Kembali Diperiksa KPK
Monday 08 Jul 2013 17:12:00

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ahmad Zaky, Staf Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) hari ini mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (8/7). Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara KPK, Johan Budi SP di gedung KPK, Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Johan Budi mengatakan, mangkirnya Ahmad Zaky dari panggilan KPK, karena yang bersangkutan lagi berada diluar kota.

"Yang bersangkutan sedang diluar kota," ujar Johan

Untuk itu, kata Johan, yang bersangkutan akan dijadwalkan ulang untuk diperiksa pada hari Rabu (10/7). "Hari Rabu (10/7), Ahmad Zaky dijadwalkan akan diperiksa ulang," kata Johan.

Sebelumnya, Ahmad Zaky juga pernah memenuhi panggilan penyidik KPK pada (10/6) lalu.
Sementara itu, saat dikonfirmasi kepada Kepala Bagian Pemberitaaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha pagi tadi mengatakan yang bersangkutan bakal diperiksa sebagai saksi MEL.

"Diperiksa sebagai saksi untuk MEL (Maria Elizabeth Liman)," kata Priharsa Nugraha.

Maria merupakan Dirut PT Indoguna Utama. Maria diduga ikut menyuap Luthfi untuk pengurusan kuota impor daging sapi di Kementan.(bhc/opn)


 
Berita Terkait Kasus Import Daging
 
MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
 
Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
 
Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
 
Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
 
Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]