Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Kaur
Puluhan Tahun Jalan Rusak Terabaikan Menuju Perkantoran Pemda Kaur
2019-04-04 08:02:29

Tampak kondisi jalan yang rusak berada di Jalan Padang Kepas menuju kecamatan Tetap, di komplek perkantoran Pemda Kaur, desa Sinar Pagi, kecamatan Kaur Selatan, kabupaten Kaur, provinsi Bengkulu.(Foto: BH /aty)
KAUR, Berita HUKUM - Sejak Kabupaten Kaur melakukan pemekaran tahun 2003 dari Kabupaten Bengkulu Selatan, salah satu jalan kabupaten rusak terabaikan yang terletak di Jalan Padang Kepas menuju kecamatan Tetap di desa Sinar Pagi kecamatan Kaur Selatan kabupaten Kaur provinsi Bengkulu, kondisi tersebut sangat ironis karena berada di komplek perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Kaur yang hingga tahun 2019 ini dikabarkan belum pernah ada pembangunan perbaikan sama sekali pada jalan tersebut.

Warga setempat, Hendri mengeluhkan jalan kabupaten tersebut yang menghubungkan kecamatan Kaur Selatan dengan kecamatan Tetap ini sudah sangat lama terbengkalai. "Padahal selain jalan ini digunakan untuk menuju rumah warga sekitar sini, jalan juga digunakan sebagai perluasan pemukiman penduduk kedua kecamatan," ungkap Hendri, Rabu (3/4).

Disisi lain jalan ini hanya memiliki panjang lebih kurang 7 km untuk menyatukan antar rumah penduduk, sehingga kebutuhan akan alat aktivitas warga dalam membawa hasil pertanian perkebunan dan persawahan juga sangat dibutuhkan.

"Tahun 2016 yang lalu sempat diusulkan kembali ke Dinas PUPR kabupaten Kaur, tapi hingga kini belum ada tanggapan sama sekali, sehingga masyarakat harus menyampaikan kemana agar pembangunan jalan ini mendapat perhatian Bupati Kaur untuk tahun 2020 yang akan datang," ujar Hendri.

Sementara hal senada juga dikeluhkan oleh salah satu pelajar, warga setempat M Nabil yang merasa sangat terganggu. "Melewati jalan yang batu bercampur tanah ini yang sering mengakibatkan kecelakaan disaat musim hujan, kondisi jalan menjadi licin," ungkap Nabil.

"Tentunya kalau jalan ini dibangun hotmix akan memperlancar aktivitas kami sebagai pelajar, untuk melakukan berbagai macam kegiatan dan aktivitas yang melewati jalan ini," ungkap Nabil,

Sedangkan, hingga berita ini diterbitkan pihak Dinas PUPR Kaur belum bisa dikonfirmasi.(bh/aty)


 
Berita Terkait Kaur
 
• Pasca Banjir dan Longsor, Jalan Rusak di Kaur Terbengkalai dan Membahayakan Warga
 
• Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Pemda Kaur Lakukan Mutasi Jabatan
 
• Akibat Hujan Deras Jalan Menuju Kecamatan Kinal Putus
 
• Kades Lama Dipecat, Masyarakat Desa Geramat Kecamatan Kinal Kini Fokus Membangun Desa
 
• Puluhan Tahun Jalan Rusak Terabaikan Menuju Perkantoran Pemda Kaur
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]