Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Duka Cita
Puluhan Ribu Umat Islam Hantar Kepergian Ustad Jeffry Al-Buchori
Friday 26 Apr 2013 14:49:14

Jenazah ustad Jeffry Al-Buchori saat dibawa oleh ribuan orang saat selesai disholatkan di masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (26/4).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Puluhan ribu masyarakat iringi kepergian Ustadz Jeffry Al-Buchori alias Uje hingga ke pemakaman umum Karet Bipak, Jakarta Pusat, Jumat (26/4).

Puluhan ribu jamaah mulai memadati masjid Istqilal, dimana bertepatan dengan hari Jumat (26/4) selesai khotib memberi khotbah, dan sholat berjamaah dilanjutkan dengan mengiringi jenazah ke depan untuk disholatkan.

Sempat terjadi kericuhan, karena ada salah seorang yang memanfaatkan keadaan, mencopet dan langsung diamankan oleh satgas FPI.

Mantan Menpora Adhiyaksa Dault sempat berkali-kali meminta agar jema'ah tertib, setelah istiqomah langsung disholatkan jenazah.

Adik kandung Ustad Jeffri, Ustadz Ucep menangis menyaksikan sambutan dan kecintaan yang luar biasa dari ribuan pelayat yang berusaha mendekati jenazah Ustad Uje.

"Subhanallah luar biasa kecintaan masyarakat terhadap Jeffry," ujarnya sambil menangis tersedu-sedu.

Tidak sampai disitu, setelah selesai sholat, jemaah dengan antusias dan kecintaan mengiringi kepergian ustadz gaul Uje dengan kendaraan roda dua dan mobil dengan tertib dan aman.

Sesampai di pemakaman Karet Bivak, ribuan masyarat telah menanti kehadiran Ustad yang mereka cintai, terlihat puluhan artis dari Tengku Wisnu, Mpok Atik, 4 sekawan, personil Band Raja, dan para Habaib serta Ustadz lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, ribuan pelayat masih menanti penguburan Ustadz Jeffry Al-Buchori, yang wafat pada Jumat dini hari di usia 40 tahun yang terkenal dan menjadi ustadz muda pertama yang diakui dekat dengan para anak-anak muda Indonesia.(bhc/put)


 
Berita Terkait Duka Cita
 
Muhammadiyah Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Kiai Muhammad Jazir
 
Haedar: Terima Kasih Kepada Semua Pihak yang Mencintai Buya Syafii Maarif dengan Segala Dukungan
 
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Berduka, AKP Rumani Purba Meninggal Dunia
 
Salim Segaf Berduka atas Wafatnya Habib Saggaf Ketua Utama Perguruan Al-Khairaat
 
Jaksa Penuntut pada Kasus HRS Dipanggil Allah SWT Hari Ini
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]