Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Penipuan
Puluhan Orang Nasabah Fikasa Group Laporkan 4 Direksi
2021-11-03 19:46:08

Ilustrasi. Gedung Polda Metro Jaya.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Empat anggota direksi Fikasa Group dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Selasa (2/11/2021) oleh puluhan orang nasabah Fikasa Group yang mengaku investasi mereka dengan bunga tinggi tidak dibayar oleh Fikasa Group. Empat direksi yang dilaporkan itu adalah Bhakti Salim, Agung Salim dan Christian Halim.

Laporan puluhan orang itu dicatat dengan Nomor LP/B/5475/XI/2921/SPKT Polda Metro Jaya tertanggal 2 November 2021.

Puluhan orang tersebut melaporkan empat direksi Fikasa Group itu kepada Polda Metro Jaya didampingi kuasa hukum mereka, Natalia Rusli dari Master Trust Law Firm.

Menurut Natalia Rusli mengatakan, para terlapor diduga melakukan tindak pidana penipuan, penggelapan, tindak pidana pencurian uang (TPPU) dan tindak pidana perbankan.

Lanjut Natalia Rusli, para kliennya merasa ditipu akibat dana investasi yang mereka tempatkan di perusahaan tersebut tidak dapat dicairkan setelah diiming-imingi bunga tinggi.

Seperti diketahui Fikasa Group telah menghimpun dana ribuan nasabahnya disinyalir hingga berjumlah Rp 8 triliun. Setelah adanya program Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), nasabah kembali kecewa karena adanya dua kali ingkar janji dalam perjanjian PKPU tersebut.

Advokat Agung Pratama Putra, SH yang juga dari Master Trust Law Firm berharap adanya langkah hukum dari para korban dtindaklanjuti pihak kepolisian.

Ini dikarenakan mayoritas korban sudah berusia lanjut. "Para nasabah ingin diganti kerugian secara tunai dan tanpa dicicil, apabila tidak dibayar maka para korban ingin melanjutkan kasus ini hingga para pelaku masuk ke dalam jeruji besi," ujar Agung Pratama pers Selasa (2/10).

Hingga saat ini kasus masih dalam proses hukum selanjutnya.(bh/sya/bdm)


 
Berita Terkait Penipuan
 
• Dugaan Penipuan Terhadap Mantan Direktur PT. LDS, Eksepsi Kuasa Hukum: Bukan Perkara Pidana Ternyata Perdata
 
• Bekas Karyawan Pinjol Jual Data Nasabah Catut Nama Bank BCA Ditangkap Siber Polda Metro
 
• Angelin Pemilik Toko SJP dan SJT Dilaporkan ke Polisi, Diduga Lakukan Penipuan Rp 4 Milyar
 
• Empat Pria Penipu Tiket Konser Coldplay Ditangkap di Sulawesi Selatan
 
• Polisi Tangkap 55 WNA terkait Dugaan Penipuan melalui Media Elektronik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]