Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Surabaya
Puasa-Lebaran, Pegadaian Surabaya Sediakan Modal Tak Terbatas
Wednesday 10 Jul 2013 22:29:05

Salah satu kantor Pegadaian di Surabaya.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
SURABAYA, Berita HUKUM - Pengadaian mulai siap-siap menghadapi serbuan warga. Biasanya, pada awal Ramadhan dan H-7 hingga H+7, Pegadaian akan diserbu warga untuk melakukan pinjaman dan pembayaran. Untuk itu, salah satu kantor Pegadaian di Surabaya yakni di Wonokromo menyiapkan modal sebesar Rp 18 miliar selama bulan puasa ini.

Purwanto, Kepala Pegadaian cabang Wonokromo mengatakan, puncak transaksi di Pegadaian akan terjadi pada awal puasa, akhir Puasa, dan sepekan usai Lebaran. Pada awal puasa didominasi oleh orang yang melakukan peminjaman, sementara akhir-akhir puasa didominasi orang yang melakukan penebusan. "Awal puasa biasanya naik dua kali lipat dibanding hari normal, pada H-7 Lebaran orang yang menebus barangnya akan naik 5 kali lipat," kata Purwanto.

Para peminjam biasanya memberi jaminan berupa perhiasan, sehingga perhiasan itu akan kembali ditebus jelang lebaran. Sebab perhiasan itu biasa akan dipakai saat musim pulang kampung. Untuk memenuhi nasabah di bulan Ramadan ini, Pegadaian cabang Wonokromo menambah modal. Jika diwaktu normal, aliran uang dalam satu bulan biasanya mencapai 15 hingga 16 miliar. "Pada bulan puasa ini kami sediakan 18 miliar," ujarnya.

Modal yang akan dikeluarkan pada Ramadan ini kemungkinan tidak sebesar pada Ramadhan sebelumnya. Sebab, kata Purwanto, saat ini harga emas turun drastis. "Ada kendala harga emas turun drastis, taksiran kita akan mengalami penurunan. Sebab 99 persen barang yang digadaiakan berupa emas. Jika dihitung jumlah jumlah nasabah kami yakin akan mengalami kenaikan," ujanya.

Di Pegadaian cabang Wonokromo ini, dalam waktu normal biasnya mencapai 5-6 ribu nasabah. Kendala lainnya, masih kata Purwanto, Pegadaian saat ini hanya memberikan 80 persen dari harga barang/emas. Ketentuan itu berlaku sejak hari ini, Rabu (10/7). "Biasanya kan presentase di PT Pegadaian maksimal 90 hingga 91 persen dari harga barang atau perhiasan. Tapi mulai hari ini turun menjadi 80 persen dari harga perhiasan di pasaran," jelasnya.

Sementara Humas PT Pegadaian Kantor Wilayah Surabaya, Adi Arijantoko mengatakan bahwa PT Pegadaian menyiapkan dana tak terhingga. Dalam artian, masyarakat yang ingin melakukan pegadaian dijamin akan terpenuhi sebesar apapun uang yang diinginkan. "Kita siapkan kapan pun, berapa pun yang diperlukan masyarakat. Selama kami bukan dan masih jam kerja akan kami tidak akan kekurangan modal," ujarnya.

Antisipasi untuk sudah disiapkan, sebab peningkatan sudah biasa kami prediksi setiap Ramadhan akan mengalami peningkatan. "Kita mempersiapakan di Surabay a barang jaminan didominasi emas, sebanyak 90 persen," pungkas Adi.(bhc/din)


 
Berita Terkait Surabaya
 
Rektor Unair Digugat di PTUN Surabaya
 
Fraksi Demokrat Dukung Wisnu Sakti Wawali Surabaya
 
Puasa-Lebaran, BI Jatim Sediakan Rp 11,9 triliun Uang Pecahan di 500 Lokasi
 
Awal Ramadhan, Komuditas di Surabaya Melangit
 
Puasa-Lebaran, Pegadaian Surabaya Sediakan Modal Tak Terbatas
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]