Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Amerika Serikat
Protes Menentang Presiden Terpilih Donald Trump Meluas di Amerika Serikat
2016-11-11 21:56:31

Protes menentang Donald Trump ini berlangsung di Oakland, California, pada Kamis malam (10/11).(Foto: Istimewa)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Demonstrasi di berbagai kota di Amerika Serikat terus berlanjut untuk menentang kemenangan presiden terpilih Donald Trump.
Warga turun ke jalan-jalan di kota-kota besar, termasuk di Los Angeles, Philadelphia, Denver, dan Minneapolis. Mereka meneriakkan yel-yel Trump "bukan presiden saya".

Rata-rata mereka adalah anak muda yang berpendapat bahwa kepemimpinan Trump akan menimbulkan jurang perbedaan atas dasar ras dan jenis kelamin. Meskipun pada umumnya demonstrasi berjalan damai, di Portland, Negara Bagian Oregon, protes diwarnai kekerasan.

Protes di Portland berubah menjadi kerusuhan.

Generasi muda khawatir kepemimpinan Trump akan menimbulkan jurang.
Kepolisian Portland mengatakan aparat menangani kerusuhan di sana. Warga yang marah merusak toko dan kaca mobil di jalan yang mereka lalui.

Sebagian di antara mereka melemparkan petasan dan membakar tong sampah.
Sebelumnya presiden terpilih Donald Trump menyebut aksi protes ini sebagai tindakan tidak adil yang disulut oleh media.

Trump mengalahkan Hillary Clinton dalam pemilihan presiden pada Selasa lalu (8/11). Selama masa kampanye, Trump mengeluarkan berbagai pernyataan kontroversial, antara lain terkait kelompok minoritas, pendatang dan perempuan. Namun dalam pidato kemenangannya, ia berjanji untuk menjadi presiden bagi seluruh rakyat Amerika.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Amerika Serikat
 
• DPR AS Lakukan Pemungutan Suara untuk Makzulkan Biden
 
• Amerika Serikat Lacak 'Balon Pengintai' yang Diduga Milik China - Terbang di Mana Saja Balon Itu?
 
• Joe Biden akan Mengundang Para Pemimpin Indo-Pasifik ke Gedung Putih
 
• AS Uji Rudal Hipersonik Mach 5, Lima Kali Kecepatan Suara
 
• Sensus 2020: Masa Depan Populasi AS Bercorak Hispanik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]