Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Kasus Hambalang
Pria Asal Indramayu Ingin Menggantung Anas di Monas
Friday 10 Jan 2014 15:00:01

Masnun pria asal Indramayu, saat mendatangi gedung KPK ingin menggantung Anas Urbaningrum di Monas.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Seorang lelaki paruh baya Masnun (53) asal Indramayu, Jawa Barat mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Masnun membawa tali tambang dan menggalungkan kelehernya sambil mengancam akan menggantung tersangka kasus gratifikasi Hambalang Anas Urbaningrum di Monas.

Menurut Masnun, Anas sudah menyakiti hati rakyat karena sudah sesumbar minta di gantung di Monas jika terbukti menerima suap Rp 1.

"Saya mau gantung Anas Di Monas, saya dari Indramayu, ke KPK ini saya mau gantung Anas, saya tidak takut dipenjara," ujar Masnun dengan menggunakan baju hitam dan tali tambang di lehernya, Jum'at (10/1).

Menurutnya, jika perlu semua koruptor di Indonesia, bukan hanya Anas saja, seharus semua mereka di gantung saja di monas, karena sudah menyengsarakan masyarakat dengan perbuatan korupsi.

Aksi Masnun ini, yang sempat menarik perhatian wartawan, dicegah pihak keamanan gedung KPK, guna menghindari sesuatu terjadi pada Anas Urbaningrum, maka kehadiran Masnun, dikawal ketat aparat serta diminta untuk bergeser, agar menjauh dari para wartawan.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Hambalang
 
Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis
 
Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
 
Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
 
KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
 
Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
DPR Apresiasi Langkah Pemerintah Evaluasi Kinerja BGN Copot Dadan Hindayana
PDIP: Pangkalan militer asing bertentangan dengan kehendak sejarah pembentukan RI
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]