Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Presiden Indonesia
Presiden Soeharto Menjadi Presiden Indonesia Dinilai Publik Paling Berhasil
2018-05-20 18:14:34

Ilustrasi. Presiden ke-2 RI, Jenderal Besar TNI (Purn.) H. M. Soeharto.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden ke-2 RI Soeharto menjadi Presiden Republik Indonesia yang dinilai publik paling berhasil. Dalam rilis Indo Baromoter hasil survei yang dilakukan 15 - 22 April 2018. Tepat di momentum 20 Tahun Reformasi.

"Presiden Indonesia yang dinilai publik paling berhasil adalah Soeharto (32,9 Persen)," kata Direktur Ekekutif Indo Barometer M Qodari di Jakarta, Minggu (20/5).

Hasil tersebut serupa dengan survei yang dilakukan Indo Barometer di tahun 2011, dimana Soeharto (40,5 persen).

Sementara itu 19,4 persen responden menjawab Indonesia tidak mengalami kemajuan selama 20 tahun reformasi, dan 10,7 persen responden menjawab mengalami kemunduran.

Menanggapi hal tersebut, mantan aktivis 98, Fahri Hamzah menilai persepsi publik yang menilai Presiden Soeharto paling berhasil adalah hal yang wajar, pasalnya selama 32 tahun berkuasa, Soeharto membangun institusi.

"Institusinya sampai sekarang masih ada, pastilah orang menganggap dia yang paling sukses. Enggak ada masalah, kita syukuri," katanya.

Untuk diketahui pelaksanaan survei dilakukan di 34 provinsi dengan jumlah responden sebanyak 1.200 responden, dengan margin of error sebesar 2,83 persen. Sedangkan metode yang digunakan adalah multidtage random sampling.

Selanjutnya, politikus PDIP Budiman Sudjatmiko menilai wajar dengan survei Indo Barometer yang menyebut Soeharto Presiden paling berhasil. Sebab, kata Budiman, Soeharto berhasil karena lamanya berkuasa.

"Indonesia negara besar dengan jumlah penduduk besar. Pak Harto 32 tahun berkuasa sehingga dia adalah seorang Presiden yang diberi waktu 32 tahun untuk mengidentifikasi masalah dan menyelesaikan masalah Indonesia yang besar," ujar Budiman dalam acara rilis survei di Hotel Harris, Jalan Sudirman.(bh/as)



 
Berita Terkait Presiden Indonesia
 
Presiden Soeharto Menjadi Presiden Indonesia Dinilai Publik Paling Berhasil
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]