Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Presiden SBY
Presiden SBY dan Ibu Ani Saksikan Pawai Budaya Nusantara di Istana Merdeka
Monday 19 Aug 2013 09:58:29

Presiden SBY saat memukul kentongan tanda dimulainya Pawai Budaya Nusantara, di Istana Merdeka, Minggu (18/8).(Foto: abror/presidenri.go.id)
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Hj Ani Yudhoyono menyaksikan Pawai Budaya Nusantara di halaman depan Istana Merdeka, Minggu (18/7) sore. Pawai Budaya Nusantara kembali digelar setelah tiga tahun sebelumnya absen karena peringatan HUT RI pada tahun-tahun sebelumnya bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.

Pawai Budaya Nusantara dimulai dengan pemukulan kentongan oleh Presiden SBY. Semua kontingen memulai pawai dari halaman Istana Merdeka dan berjalan menuju Medan Merdeka Selatan sebelum akhirnya kembali ke Barat Daya Monas. Provinsi Jawa Timur mendapatkan giliran pertama mempertunjukan keseniannya, dilanjutkan dengan Kalimatan Timur, Nusa Tenggara Timur dan yang lainnya. Dari 34 provinsi Indonesia, hanya Kalimantan Utara yang tidak menyertakan defilenya pada Pawai Budaya Nusantara tahun ini. Hal ini dikarenakan provinsi termuda Indonesia ini baru disahkan menjadi provinsi baru tahun ini.

Dalam laporannya, Menparekraf Mari Elka Pangestu mengatakan, tema yang diangkat tahun ini adalah 'Budaya Pemersatu Bangsa'. Total ada sekitar 4000 partisipan yang turut serta memeriahkan acara ini. "Dengan tema ini diharapkan budaya dapat terus mempersatukan bangsa," kata Mari Elka.

Tiap-tiap provinsi terlihat sangat bersemangat memamerkan seni dan budaya dari masing-masing daerahnya. Ada yang mempertunjukan seni tari, beladiri, musik sambil dipadupadankan dengan mengenakan busana khas tiap provinsi. Dalam pawai kebudayaan kali ini perusahaan milik negara seperti PLN dan Garuda Indonesia juga turut ambil bagian.

Usai menyaksikan keseluruhan pawai, Presiden SBY menyerahkan piala Presiden kepada 10 kontingen pawai terbaik tanpa peringkat yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, D. I Yogyakarta, Jambi, Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sulawesi Barat, dan Jawa Tengah.

Selain Wapres Boediono dan Ibu Herawati Boediono, dalam kesempatan ini turut pula hadir ketua DPR RI Marzuki Alie, para Menteri KIB II, dan para duta besar negara sahabat.(dit/pdn/bhc/rby)


 
Berita Terkait Presiden SBY
 
Presiden SBY Serahkan Dokumen 10 Tahun Pemerintahan ke Arsip Nasional
 
Bertemu 20 Netizen, Ibu Ani: Ini Sore Yang Menyenangkan
 
Presiden SBY Terima Pimpinan DPR, DPD, dan MPR-RI
 
Minggu Terakhir, Presiden SBY ‘Beberes’ Kantor
 
'Bapak Presiden dan Ibu Ani, Kami Selalu Merindukanmu…'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]