Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Pemilu
Presiden PKS Minta Ketum Parpol dan Presiden Jokowi Menolak Wacana Penundaan Pemilu 2024
2022-03-20 10:34:48

Presiden PKS Ahmad Syaikhu.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden PKS Ahmad Syaikhu meminta elite politik untuk segera menghentikan wacana penundaan Pemilihan umum dan pemilihan Presiden-Wakil Presiden 2024.

Baginya, wacana penundaan Pemilu tidak tepat disampaikan oleh partai politik sebagai penjaga utama demokrasi dan konstitusi (the guardian of democracy and constitution).

"PKS mengajak kepada para sahabat kami yakni para pimpinan partai politik untuk bersama-sama menghentikan wacana penundaan pemilihan umum dan pemilihan Presiden-Wakil Presiden tahun 2024," papar Syaikhu dalam Sekolahh Cinta Indonesia yang digelar bersama Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera secara daring.

Syaikhu juga meminta Presiden Joko Widodo untuk menolak usulan penundaan Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden-Wakil Presiden tahun 2024. PKS meyakini bahwa suksesi dan regenerasi kepemimpinan bangsa sesuai koridor konstitusi dan nilai-nilai demokrasi adalah jalan terbaik bagi kemaslahatan bangsa Indonesia.

"Dan sebaliknya, segala upaya yang menerabas batas-batas konstitusi dan demokrasi akan membawa bangsa Indonesia ke jalan yang berbahaya," ungkapnya.

Syaikhu pun menyerukan kepada seluruh elemen bangsa, partai politik, organisasi masyarakat, aktivis masyarakat sipil, mahasisswa, civitas akademika, jurnalis, pelaku usaha, tokoh bangsa dan tokoh agama untuk bersama-sama merawat semangat reformasi untuk selalu taat dan patuh kepada aturan konstitusi dan menjaga roda pemerintahan agar tetap berjalan dalam koridor demokrasi.

"Pemilu tahun 2024 harus tetap berjalan untuk menjaga demokrasi kita tetap sehat dengan mewujudkan regenerasi kepemimpinan. Suka tidak suka, kita semua harus terlibat dalam proses politik, minimal memilih oran-orang terbaik dalam pemilu untuk menjadi wakil rakyat dan pemimpin kita. Politik memang bukan segala-galanya, tapi faktanya kelangkaan minyak goreng, harga-harga sembako dan lainnya ditentukan oleh keputusan politik," kata dia.(PKS/bh/sya)


 
Berita Terkait Pemilu
 
Usai Gugat ke MK, Mahfud MD dan Ari Yusuf Amir Adakan Pertemuan di Rumah Ketua MA?
 
PKB soal AHY Sebut Hancur di Koalisi Anies: Salah Analisa, Kaget Masuk Kabinet
 
Daftar Lengkap Perolehan Suara Partai Politik Pemilu 2024, Dan 10 Partai Tidak Lolos ke Senayan
 
DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Dugaan Kecurangan Pemilu 2024
 
Nyaris Duel, Deddy Sitorus PDIP dan Noel Prabowo Mania saat Debat di TV Bahas Pemilu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]