Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
KTT ASEAN
Presiden Kembali Ikuti Rangkaian Kegiatan KTT Ke-21 ASEAN
Monday 19 Nov 2012 08:47:10

Presiden Susilo Bambang Yudhoyuno.(Foto: Ist)
KAMBOJA, Berita HUKUM - Hari ketiga kunjungan kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Phnom Penh, Kamboja, Senin (19/11), masih akan diisi dengan rangkaian kegiatan KTT ke-21 ASEAN. Rangkaian acara KTT ASEAN hari ini meliputi ASEAN Plus Three (APT) Commemorative Summit yang beranggotakan Negara anggota ASEAN dan Republik Rakyat Tiongkok, Republik Korea, dan Jepang. Pertemuan ini akan dilakukan untuk mengulas arah dan kerja sama APT, dan pertukaran pandangan mengenai isu-isu kawasan dan internasional.

Presiden SBY juga dijadwalkan menghadiri KTT ke-15 ASEAN-Jepang, KTT ke-15 ASEAN-Republik Korea, KTT ke-10 ASEAN-India dan KTT ke-15 ASEAN- RRT, serta Pertemuan pemimpin ke-4 ASEAN-Amerika Serikat, di Peace Palace, bersama kepala negara/pemerintahan ASEAN lainnya. Topik diskusi akan membahas ulasan dan arah kerja sama ASEAN dengan masing-masing negara tersebut.

Setelah serangkaian pertemuan ASEAN, Presiden beserta delegasi dijadwalkan kembali ke Hotel Sofitel Phnom Penh Phokeethra. Selanjutnya, Presiden didampingi Ibu Negara akan menuju Diamond Island Convention Exhibition (DICE) Center untuk menghadiri Gala Dinner dalam rangka menghormati kepala negara/pemerintahan yang hadir pada KTT kali ini. PM Kamboja Hun Sen dan Bun Rany Hun Sen akan bertindak selaku tuan rumah.

Udara di Phnom Penh pagi ini cukup sejuk setelah semalam turun hujan yang cukup lebat. Sama seperti Indonesia, Kamboja juga memiliki iklim tropis. Pada musim penghujan, sekitar bulan Juni hingga November, suhu udara berkisar antara 25 sampai 35 derajat celcius.(pdn/bhc/opn)


 
Berita Terkait KTT ASEAN
 
Indonesia Ajukan Role Model Pembangunan Ekonomi untuk Pengentasan Kesenjangan
 
Terorisme dan Masyarakat Ekonomi ASEAN Jadi Sorotan KTT ASEAN
 
Hari Ini, Presiden SBY Hadiri Rangkaian KTT Ke-22 ASEAN
 
Presiden Kembali Ikuti Rangkaian Kegiatan KTT Ke-21 ASEAN
 
Presiden dan Wapres Tinjau Persiapan KTT Asean
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]