Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Reshuffle
Presiden Jokowi Diminta Segera Rombak Kabinet Kerja
2016-04-18 19:16:41

Ilustrasi. Presiden Joko Widodo (Jokowi).(Foto: BH/gaj)
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus segera merombak kabinetnya (reshuffle), mengingat waktu Pilkada 2017 sudah sangat dekat.

Jika reshuffle dilakukan berdekatan atau setelah Pilkada maka dinilai tidak akan efektif lagi. Karenanya, Ray melihat waktu yang tepat merombak kabinet adalah akhir ini atau paling telat awal Mei 2016.

"Juni sudah dimulai tahapan Pilkada, itu sangat berat dilakukan," kata Ray dalam diskuisi di Kedai Kopi Deli, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (17/4).

Hal serupa dikatakan Direktur Eksekutif Prakarsa, Maftuhan. Menurutnya jika ingin merombak kabinet, presiden harus melakukannya akhir bulan ini, atau tidak usah dilakukan sama sekali.

"Jika mepet dengan Pilkada, maka tidak akan efektif bagi para menteri, terutama menteri-menteri yang menempati posisi baru. Karena para menteri harus mempelajari dahulu cara kerja mereka," ujar Maftuhan.

Sebagaimana diketahui, isu perombakan kabinet kerja Pemerintahan Jokowi santer dibicarakan akhir-akhir ini. Berbagai spekulasi pun bermunculan terkait siapa-siapa yang akan menduduki atau terdepak dari kursi kabinet.(sal/sq/okezone/bh/sya)


 
Berita Terkait Reshuffle
 
Presiden Lantik Menteri dan Wamen Kabinet Indonesia Maju
 
Jika Reshuffle Acuannya Kontroversi, Tiga Menteri Ini Layak Diganti
 
Bongkar Pasang Menteri Kabinet Jangan Sampai Timbulkan Polemik
 
Azis Syamsuddin Berharap Sosok Muda yang Matang dalam Kabinet
 
Indonesia Butuh Sosok Abdul Mu'ti
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]