Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Presiden SBY
Presiden Ajak Masyarakat Sampaikan Pendapat Seputar Jurnalisme Sehat
Wednesday 11 Dec 2013 10:41:38

Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.(Foto: @SBYudhoyono)
JAKARTA, Berita HUKUM - Melalui akun Twitternya @SBYudhoyono, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak masyarakat luas, khususnya para followernya di Twitter, untuk menyampaikan pendapat, saran dan kritik serta harapan untuk pelaksanaan "Jurnalisme Sehat" . Presiden memberi batas waktu sebelum pkl 20.00, hari Rabu (11/12) kepada masyarakat untuk menyampaikan opininya.

Berikut tulisan pada twitnya:

"Presiden SBY kembali beri kesempatan masyarakat mengajukan pertanyaan seputar isu-isu terkini lewat jajak pendapat."

"Pertanyaan yg diajukan berdasarkan isu-isu di media massa & media sosial yg menjadi kepentingan & atensi publik."

"Presiden SBY akan merespons isu & pertanyaan terpilih. Jajak pendapat akan dilakukan hari ini (11/12) sampai pkl 18.00 WIB."

"Pilih salah satu dari isu-isu yg berkembang pekan ini:
#berantaskorupsi, #penyadapan, #kecelakaanKRL."

Tema "Jurnalisme Sehat", menurut Presiden SBY, akan diangkat sebagai topik dalam Pidato Kunci pada Kongres Kebangsaan yang diadakan oleh Forum Pemimpin Redaksi di Bidakara, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.71-73 Pancoran Jakarta Selatan, Rabu (11/12) pagi ini.

Sembilan Tekad

Pada kongres sebelumnya, Forum Pemred juga mengundang Presiden SBY pada Pertemuan Puncak Forum Pemimpin Redaksi se-Indonesia I di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, bulan Juni silam.

Saat itu, Presiden SBY menerima komitmen para pemimpin redaksi yang tergabung dalam Forum Pemred pada Pertemuan Puncak Forum Pemimpin Redaksi se-Indonesia I di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, Jumat (14/6). Komitmen Nusa Dua yang terdiri sembilan butir tekad tersebut, diserahkan oleh Ketua Panitia Pengarah Forum Pemred Suryopratomo.

Kepada Presiden SBY, Suryopratomo meminta untuk mengingatkan para Pemred bila dikemudian hari melenceng dari komitmen. Dalam pidato sambutannya, Presiden SBY memuji Forum Pemred yang telah memberi harapan baru bagi rakyat Indonesia, terutama sebagai pilar keempat demokrasi.

Presiden SBY kemudian meminta insan pers, dan semua pihak, untuk tidak malu melanjutkan keberhasilan yang sudah dicapai pendahulu, dan tidak ragu untuk melakukan perubahan bila diperlukan. "Inilah hakikat dari kesinambungan dan perubahan," kata Presiden SBY.

Menurut Presiden, kita semua harus senantiasa melakukan refleksi, dan juga harus melihat ke depan. "Melihat Indonesia ini sebagai negeri besar yang tidak boleh dilihat hanya seperti melihat satu foto, mari melihat motion picture, lebih banyak tentang perjalanan bangsa," katanya.

Di akhir pidatonya, Presiden berpesan kepada insan pers agar terus mengibarkan semangat kebersamaan untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik. "Gelorakan semangat untuk bersama-sama membangun negeri ini, bersatu kita teguh bercerai kita runtuh," Presiden SBY menegaskan.

Ketua Dewan Pengurus Forum Pemred Wahyu Muryadi ketika itu kepada Presiden SBY membuka pintu kritik bagi insan pers. Dan kepada media massa, dia mengingatkan untuk tidak bertindak defensif dalam merespon kritik.

"Media massa tak boleh alergi terhadap kritik dan koreksi , sebagaimana kita acap kali bebas dan leluasa mengkritik para pejabat publik, menteri, bahkan presiden. Kita justru seharusnya bersyukur masih bisa dikritik," kata Wahyu.(wid/skb/bhc/rby)


 
Berita Terkait Presiden SBY
 
• Presiden SBY Serahkan Dokumen 10 Tahun Pemerintahan ke Arsip Nasional
 
• Bertemu 20 Netizen, Ibu Ani: Ini Sore Yang Menyenangkan
 
• Presiden SBY Terima Pimpinan DPR, DPD, dan MPR-RI
 
• Minggu Terakhir, Presiden SBY ‘Beberes’ Kantor
 
• 'Bapak Presiden dan Ibu Ani, Kami Selalu Merindukanmu…'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]